Ziarah Kubur: Tuntunan Sunah Nabi dan Hikmah Mengingat Akhirat

MUHAMMADIYAHSULSEL.OR.ID, Kesadaran akan hakikat kehidupan dunia yang fana sering kali terabaikan dalam rutinitas sehari-hari. Dalam konteks ini, Islam memberikan panduan penting melalui praktik ziarah kubur, sebuah amalan yang sangat dianjurkan berdasarkan sunah Nabi Muhammad Saw.
Pada masa awal penyebaran Islam, Rasulullah Saw sempat mengeluarkan larangan bagi umatnya untuk berziarah kubur. Kebijakan ini dilatarbelakangi oleh kondisi masyarakat Arab yang baru saja meninggalkan tradisi jahiliyah, di mana kuburan kerap dijadikan objek pemujaan. Kekhawatiran Nabi Saw adalah praktik ziarah kubur akan kembali membuka celah bagi kembalinya kesyirikan di kalangan umat.
Namun, seiring dengan semakin kokohnya akidah umat Islam, larangan tersebut kemudian dicabut dan diganti dengan anjuran. Hal ini dipertegas dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Buraidah ra, di mana Rasulullah Saw bersabda:
ุนููู ุจูุฑูููุฏูุฉู ููุงูู ุฑูุณูููู ุงูููู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู ููููุชู ููููููุชูููู ู ุนููู ุฒูููุงุฑูุฉู ุงููููุจููุฑู ููููุฏู ุฃูุฐููู ููู ูุญูู ููุฏู ููู ุฒูููุงุฑูุฉู ููุจูุฑู ุฃูู ูููู ููุฒููุฑููููุง ููุฅููููููุง ุชูุฐููููุฑู ุงูุขุฎุฑุฉ.
โDiriwayatkan dari Buraidah ia berkata, Rasulullah Saw bersabda; โDahulu aku pernah melarang ziarah kubur, maka telah diizinkan bagi Muhammad berziarah kubur bundanya. Maka berziarahlah kubur, sebab hal itu mengingatkan akhiratโ.โ
Hadis ini secara gamblang menunjukkan bahwa ziarah kubur tidak hanya diperbolehkan, melainkan juga dianjurkan karena menyimpan hikmah spiritual yang besar bagi seorang Muslim. Dengan mengunjungi kuburan, seseorang diingatkan bahwa kehidupan dunia ini tidaklah kekal, dan setiap insan pasti akan kembali kepada Allah SWT.
Dalam riwayat lain, Abu Hurairah ra juga mengisahkan sabda Rasulullah Saw:
ุนููู ุฃูุจูู ููุฑูููุฑูุฉู ููุงูู ููุงูู ุฑูุณูููู ุงูููู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู ุงุณูุชูุฃูุฐูููุชู ุฑูุจููู ุชูุนูุงููู ุนูููู ุฃููู ุฃูุณูุชูุบูููุฑู ููููุง ููููู ู ููุคูุฐููู ููู ููุงุณูุชูุฃูุฐูููุชู ุฃููู ุฃูุฒููุฑู ููุจูุฑูููุง ููุฃูุฐููู ููู ููุฒููุฑููุง ุงููููุจููุฑู ููุฅููููููุง ุชูุฐููููุฑู ุจูุงููู ูููุชู.
โDiriwayatkan dari Abu Hurairah ia berkata, Rasulullah Saw bersabda; โAku memohon izin kepada Tuhanku agar aku diperkenankan memohonkan ampun bagi ibuku, maka tidak diizinkan. Lalu aku memohon izin untuk berziarah ke kuburnya, maka diizinkannya. Oleh karena itu ziarahlah ke kubur, sebab hal itu dapat mengingatkan matiโ.โ
Kesadaran akan kematian inilah yang menjadi salah satu tujuan utama dari ziarah kubur. Ketika seseorang berdiri di makam mereka yang telah mendahului, ia diingatkan bahwa kematian adalah keniscayaan yang bisa datang kapan saja dan kepada siapa saja. Kesadaran semacam ini diharapkan mendorong setiap Muslim untuk memperbaiki amal perbuatan, memperbanyak ibadah, dan menjauhi dosa.
Selain sebagai sarana mengingat kematian, ziarah kubur juga merupakan kesempatan untuk mendoakan orang-orang yang telah wafat. Sebagaimana diriwayatkan dari Aisyah ra, Rasulullah Saw pernah mendatangi pekuburan Baqiโ pada suatu malam dan mendoakan para penghuninya. Dalam doa tersebut, beliau mengucapkan:
ุงูุณููููุงู ู ุนูููููููู ู ุฏูุงุฑู ููููู ู ู ูุคูู ููููููุ ููุฅููููุง ุฅููู ุดูุงุกู ุงููู ูฐ ูู ุจูููู ู ููููุงุญููููููุ ุงููู ูฐ ููู ูู ุงุบูููุฑู ููุฃููููู ุจููููุนู ุงููุบูุฑูููุฏู
โSemoga keselamatan tercurah kepada kalian wahai penghuni negeri kaum mukminin. Sesungguhnya kami, insya Allah, akan menyusul kalian. Ya Allah, ampunilah penghuni Baqiโ al-Gharqad.โ
Doa ini menunjukkan bahwa ziarah kubur juga merupakan wujud kepedulian seorang Muslim terhadap saudaranya yang telah meninggal dunia, memohonkan ampunan dan kelapangan bagi mereka di alam kubur.
Penting untuk digarisbawahi bahwa ziarah kubur harus dilaksanakan dengan niat yang benar. Tujuannya adalah mendoakan ahli kubur dan mengambil pelajaran untuk mengingat akhirat, bukan untuk meminta sesuatu kepada orang yang telah meninggal atau menjadikan kuburan sebagai tempat memohon pertolongan. Praktik-praktik semacam itu justru bertentangan dengan ajaran tauhid yang diajarkan oleh Islam.
Referensi: Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah, โHukum dan Tuntunan Ziarah Kuburโ, dalam Majalah Suara Muhammadiyah No.10 tahun 2013.
Sumber: Muhammadiyah.or.id
Artikel ini dipublikasikan di muhammadiyahsulsel.or.id. Bagikan untuk menyebarkan kebaikan.





