Unismuh Makassar dan UPSI Malaysia Jalin Kemitraan Strategis di Pendidikan Bahasa

MUHAMMADIYAHSULSEL.OR.ID - MAKASSAR, 29 Juni 2026
Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar bersama Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Malaysia memperkuat sinergi akademik melalui sebuah Seminar Internasional. Acara yang mengusung tema "Transformation of Language Education in the Digital and Global Era" ini berlangsung di Fakulti Pembangunan Manusia (FPM) UPSI, Tanjong Malim, Malaysia, pada Senin, 29 Juni 2026. Kegiatan ini melibatkan delapan dosen dan 22 mahasiswa dari Program Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (MPBSI) Pascasarjana Unismuh, sebagai bagian integral dari upaya kolaborasi internasional dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Seminar ini menghadirkan tiga pembicara utama, yaitu Dekan FPM UPSI Prof. Dr. Abdul Talib Bin Mohamed Hashim, Wakil Rektor I Unismuh Makassar Prof. Dr. H. Andi Sukri Syamsuri, M.Hum., serta Direktur Akademik Kemahasiswaan, dan Alumni Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar Prof. Dr. Dra. Munirah, M.Pd. Melalui forum diskusi ini, kedua institusi pendidikan tinggi tersebut bertekad untuk memperkuat jejaring akademik, mendorong peningkatan kolaborasi riset, dan membuka peluang kerja sama kelembagaan yang lebih luas di kancah internasional.
Kolaborasi Akademik Perkuat Jejaring Internasional
Dalam presentasinya, Prof. Dr. Dra. Munirah, M.Pd., yang juga merupakan Dosen Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pascasarjana Unismuh Makassar, menggarisbawahi bahwa transformasi pendidikan bahasa di era digital harus diimbangi dengan penguatan kolaborasi antarnegara. Menurutnya, perguruan tinggi saat ini tidak cukup hanya menguasai teknologi, melainkan juga wajib membangun kemitraan strategis guna meningkatkan kualitas pendidikan.
Prof. Munirah menegaskan, “Kolaborasi internasional menjadi kebutuhan perguruan tinggi untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.”
Ia lebih lanjut menguraikan bahwa kerja sama internasional merupakan instrumen krusial dalam menghadapi tantangan global di sektor pendidikan bahasa. Pertukaran gagasan, pengalaman, dan praktik terbaik antarlembaga dinilai akan memperkaya proses pembelajaran sekaligus mendongkinkan kualitas luaran akademik.
“Kami berharap kemitraan ini berlanjut dalam bentuk riset bersama, publikasi internasional, pertukaran akademik, serta penguatan kapasitas dosen dan mahasiswa,” imbuh Prof. Munirah.
Internasionalisasi Jadi Strategi Pengembangan Unismuh
Prof. Munirah juga menjelaskan bahwa kolaborasi tersebut adalah bagian dari strategi Pascasarjana Unismuh untuk memperluas jejaring internasional dan meningkatkan daya saing para lulusannya. Ia berpandangan bahwa kerja sama yang berkelanjutan akan membuka lebih banyak kesempatan bagi dosen dan mahasiswa untuk terlibat dalam berbagai aktivitas akademik berskala global.
Seminar Jadi Awal Program Berkelanjutan
Kehadiran Prof. Munirah sebagai pembicara kunci dalam seminar ini merupakan tindak lanjut dari undangan resmi FPM UPSI melalui surat bernomor UPSI/FPM/JPP/478 yang diterbitkan pada 9 Juni 2026. Dalam surat tersebut, pihak UPSI secara eksplisit menyampaikan harapan agar pengalaman kepemimpinan dan rekam jejak kolaborasi internasional yang dimiliki Prof. Munirah dapat memperkaya diskusi akademik selama seminar.
Seminar internasional ini menandai dimulainya rangkaian program kolaborasi antara Unismuh dan UPSI yang mengintegrasikan kegiatan ilmiah, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Partisipasi aktif delapan dosen dan 22 mahasiswa MPBSI Pascasarjana Unismuh merefleksikan komitmen institusi dalam memperluas cakrawala pengalaman akademik mahasiswa melalui jejaring internasional.
Melalui kemitraan ini, kedua perguruan tinggi menargetkan untuk menghasilkan beragam program lanjutan, mulai dari riset kolaboratif, publikasi ilmiah bereputasi internasional, pertukaran dosen dan mahasiswa, hingga pengembangan inovasi pembelajaran bahasa yang adaptif terhadap dinamika teknologi digital. Langkah strategis ini diharapkan dapat semakin memperkuat posisi Unismuh dan UPSI sebagai mitra kunci dalam pengembangan pendidikan tinggi di kawasan Asia Tenggara.
Sumber: Khittah.co
Artikel ini dipublikasikan di muhammadiyahsulsel.or.id. Bagikan untuk menyebarkan kebaikan.





