Makna Kehadiran Perempuan Haid dalam Salat Id Menurut Tuntunan Rasulullah

MUHAMMADIYAHSULSEL.OR.ID, Perayaan Idulfitri dan Iduladha merupakan momen istimewa yang dipenuhi berkah dan kegembiraan bagi umat Islam. Nabi Muhammad SAW tidak hanya menganjurkan mereka yang melaksanakan salat untuk hadir, melainkan seluruh kaum Muslimin disarankan untuk datang ke lapangan tempat salat Id.
Secara khusus, Rasulullah SAW memerintahkan perempuan yang sedang dalam kondisi haid, yang tidak dapat menunaikan salat, agar tetap datang ke lokasi salat Id. Tujuan dari anjuran ini adalah agar setiap individu dapat merasakan atmosfer kebaikan hari raya dan menyimak nasihat yang disampaikan oleh khatib.
Ketentuan ini dijelaskan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Ummu โAthiyyah ra:
ุนููู ุฃูู ูู ุนูุทููููุฉู ููุงููุชู ุฃูู ูุฑูููุง ุฑูุณูููู ุงูููู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู ู ุฃููู ููุฎูุฑูุฌูููููู ููู ุงููููุทูุฑู ููุงููุฃูุถูุญูู ุงููุนูููุงุชููู ููุงููุญููููุถู ููุฐูููุงุชู ุงููุฎูุฏููุฑู ููุฃูู ููุง ุงููุญููููุถู ููููุนูุชูุฒููููู ุงูุตูููุงูุฉู ููููุดูููุฏููู ุงููุฎูููุฑู ููุฏูุนูููุฉู ุงููู ูุณูููู ูููู ููููุชู ููุง ุฑูุณูููู ุงูููู ุฅูุญูุฏูุงููุง ูุงู ููููููู ููููุง ุฌูููุจูุงุจู ููุงูู ููุชูููุจูุณูููุง ุฃูุฎูุชูููุง ู ููู ุฌูููุจูุงุจูููุง .
โDiriwayatkan dari Ummu โAthiyyah bahwa ia berkata: Rasulullah Saw memerintahkan kami supaya menyuruh mereka keluar pada hari Idulfitri dan Iduladha: yaitu semua gadis remaja, wanita sedang haid, dan wanita pingitan. Adapun wanita-wanita sedang haid supaya tidak memasuki lapangan tempat salat, tetapi menyaksikan kebaikan hari raya itu dan panggilan kaum Muslimin. Aku bertanya: Wahai Rasulullah, bagaimana salah seorang kami yang tidak mempunyai baju jilbab? Rasulullah menjawab: Hendaklah temannya meminjaminya baju kurungnya.โ (HR. al-Jamaโah, lafal Muslim)
Saking pentingnya partisipasi seluruh anggota keluarga dalam perayaan ini, Nabi SAW bahkan menyarankan agar mereka yang tidak memiliki pakaian luar (jilbab) dapat meminjam dari saudaranya. Dalam riwayat lain dari Imam Ahmad, tujuan kehadiran mereka juga ditekankan:
ุนููู ุฃูู ูู ุนูุทููููุฉู ุงููุฃูููุตูุงุฑููููุฉู ููุงููุชู ููุงูู ุฑูุณูููู ุงูููู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู ู ููุฃูู ูุฑูููุง ุฃููู ููุฎูุฑูุฌู ุงููุนูููุงุชููู ููุงููุญููููุถู ููุฐูููุงุชู ุงููุฎูุฏููุฑู ููุฃูู ููุง ุงููุญููููุถู ููููุนูุชูุฒููููู ุงููู ูุตููููู ููููุดูููุฏููู ุงููุฎูููุฑู ููุงูุฏููุนูููุฉู ู ูุนู ุงููู ูุณูููู ูููู
โDiriwayatkan dari Ummu โAthiyyah al-Anshariyyah bahwa ia berkata: Rasulullah Saw memerintahkan kami supaya menyuruh keluar semua gadis remaja, wanita sedang haid, dan wanita pingitan. Adapun wanita sedang haid supaya tidak memasuki lapangan tempat salat, tetapi menyaksikan kebaikan hari raya itu dan dakwah yang disampaikan khatib bersama kaum Muslimin.โ (HR. Ahmad)
Berdasarkan petunjuk di atas, dapat dipahami bahwa perempuan yang sedang haid memang diwajibkan untuk tidak bergabung dalam barisan (saf) salat dan tidak mengikuti gerakan salat. Namun, kehadiran mereka di area sekitar lapangan salat sangat dianjurkan untuk turut serta merasakan kemeriahan dan mendengarkan dakwah.
Referensi: Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Tuntunan Idain dan Qurban, Yogyakarta: Suara Muhammadiyah.
Sumber: Muhammadiyah.or.id
Artikel ini dipublikasikan di muhammadiyahsulsel.or.id. Bagikan untuk menyebarkan kebaikan.





