Mahasiswa UIAD dan UMSi Sinjai Ikuti Baitul Arqam, Perkokoh Ideologi dan Karakter

MUHAMMADIYAHSULSEL.OR.ID - SINJAI, Lembaga Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (LAIK) Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD) Sinjai menyelenggarakan Baitul Arqam Mahasiswa (BAM) Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan ini diikuti oleh 35 mahasiswa dari UIAD Sinjai dan Universitas Muhammadiyah Sinjai (UMSi) pada Sabtu-Ahad, 27-28 Juni 2026, di Auditorium H. M. Amir Said UIAD Sinjai.
BAM tahun ini mengangkat tema "Meneguhkan Nilai Keislaman dan Kemuhammadiyahan dalam Mewujudkan Mahasiswa yang Tawadhuβ dan Berakhlak Karimah". Tujuannya adalah memperkuat nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan serta membentuk karakter mahasiswa yang tawadhu dan berakhlak karimah. Partisipasi dari dua perguruan tinggi Muhammadiyah ini merupakan wujud sinergi dalam pembinaan kader di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan 'Aisyiyah (PTMA).
Ketua LAIK UIAD Sinjai, Badiana, M.Pd.I., melaporkan bahwa total peserta mencapai 35 orang, terdiri dari 18 mahasiswa UIAD Sinjai dan 17 mahasiswa UMSi. Ia menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai bagian integral dari pembinaan karakter dan ideologi Muhammadiyah bagi mahasiswa PTMA. "Pelaksanaan Baitul Arqam ini menjadi bagian dari pembinaan karakter dan ideologi Muhammadiyah bagi mahasiswa PTMA. Alhamdulillah, kegiatan diikuti oleh 35 peserta dari dua perguruan tinggi Muhammadiyah," ujar Badiana.
Sementara itu, Rektor UIAD Sinjai, Dr. Suriati, M.Sos.I., saat membuka kegiatan, menegaskan bahwa Baitul Arqam adalah program strategis yang wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa PTMA. Menurutnya, BAM bukan sekadar pemenuhan syarat administrasi akademik atau acara seremonial, melainkan sebuah proses pembinaan mendalam. "Baitul Arqam bukan hanya formalitas, tetapi menjadi proses pembinaan untuk memperkuat pemahaman keislaman, ideologi Muhammadiyah, serta membentuk karakter mahasiswa yang berakhlak mulia," kata Dr. Suriati.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta yang tinggi, mengingat sebagian besar di antaranya telah berkeluarga dan memiliki pekerjaan. Kondisi ini, menurutnya, menuntut komitmen dan kesungguhan ekstra dalam mengikuti seluruh rangkaian pembinaan.
Acara pembukaan BAM turut dihadiri oleh unsur sivitas akademika UIAD Sinjai, Badan Pembina Harian (BPH) UIAD Maddolangeng, S.Ag., perwakilan Pimpinan Daerah 'Aisyiyah (PDA) Sinjai, serta tim instruktur yang akan membimbing peserta selama kegiatan.
Melalui Baitul Arqam ini, UIAD Sinjai dan UMSi berharap dapat melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki integritas tinggi, akhlak mulia, serta komitmen kuat terhadap nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.
Sumber: Khittah.co
Artikel ini dipublikasikan di muhammadiyahsulsel.or.id. Bagikan untuk menyebarkan kebaikan.





