LDK PP Muhammadiyah Luncurkan Buku "Bergerak untuk Mencerahkan", Gagas Dakwah Komunitas Inklusif

MUHAMMADIYAHSULSEL.OR.ID - JAKARTA, Kamis, 25 Juni.
Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah secara resmi merilis buku berjudul "Bergerak untuk Mencerahkan". Karya Muchamad Arifin, Ketua LDK PP Muhammadiyah, buku ini diluncurkan dalam sebuah acara yang berlangsung di Aula Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.
Peluncuran buku tersebut menjadi penanda penting untuk mendokumentasikan serta menyebarluaskan berbagai kisah inspiratif dari gerakan dakwah Muhammadiyah. Dakwah ini telah menjangkau beragam wilayah dan elemen masyarakat di seluruh Indonesia, mulai dari daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T), komunitas adat, hingga kawasan marginal perkotaan dan lembaga masyarakat.
Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Syamsul Anwar, menyambut baik kehadiran buku ini. Menurutnya, publikasi tersebut merupakan dokumentasi berharga yang merekam jejak dakwah Muhammadiyah yang bekerja hingga ke akar rumput. "Dakwah Muhammadiyah merupakan dakwah yang berorientasi pada pencerahan, pemberdayaan, dan pembangunan peradaban umat," jelas Syamsul dalam sambutannya.
Senada dengan itu, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Saad Ibrahim, yang hadir sebagai keynote speaker, menegaskan bahwa dakwah komunitas adalah salah satu medan pengabdian strategis yang terus digarap oleh Muhammadiyah. "Melalui dai komunitas, para dai hadir untuk menjangkau kelompok-kelompok masyarakat yang selama ini belum banyak tersentuh oleh layanan-layanan dakwah, sekaligus menjadi penggerak perubahan sosial di tengah masyarakat," ujarnya.
Muchamad Arifin, penulis buku, menjelaskan bahwa "Bergerak untuk Mencerahkan" lahir dari pengalaman panjang LDK PP Muhammadiyah dalam mendampingi para dai yang bertugas di berbagai pelosok negeri. Ia juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi para dai yang telah bekerja dengan ikhlas, membawa dampak pencerahan bagi masyarakat. "Buku ini adalah ikhtiar merekam jejak dakwah para dai yang telah bekerja dengan penuh dedikasi, keikhlasan di tengah masyarakat. Mereka menyampaikan ajaran Islam, tetapi juga memberdayakan, mendampingi, dan menghadirkan solusi bagi berbagai persoalan umat," ungkap Arifin.
Acara peluncuran buku ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Bendahara Umum PP Muhammadiyah Hilman Latief; Staf Ahli Menteri Bidang Regulasi dan Hubungan Antar Lembaga Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Biyanto; serta Direktur Jenderal Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia, Syamsul Widodo.
Melalui hadirnya buku ini, diharapkan semangat para dai dan kader Muhammadiyah semakin kuat untuk terus menghadirkan dakwah yang membumi, memberdayakan, serta mampu menjawab tantangan dan kebutuhan masyarakat. Ini sekaligus menegaskan komitmen Muhammadiyah untuk terus bergerak menjangkau yang terjauh, membersamai yang terpinggirkan, dan hadir sebagai cahaya pencerah bagi seluruh masyarakat.
Sumber: Muhammadiyah.or.id
Artikel ini dipublikasikan di muhammadiyahsulsel.or.id. Bagikan untuk menyebarkan kebaikan.





