Fakultas Teknik Unismuh Makassar Perkuat Kolaborasi Internasional dengan Kanazawa Institute of

MUHAMMADIYAHSULSEL.OR.ID - MAKASSAR, 1 Juli 2026 - Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh Makassar) sukses menyelenggarakan Faculty Talk: Research and Community Engagement Session. Kegiatan ini menghadirkan Prof. Dr. Shin-ichi Miyazato, seorang akademisi dari Kanazawa Institute of Technology (KIT), Jepang, di Ruang Dekan Fakultas Teknik Unismuh Makassar.
Diskusi strategis ini bertujuan untuk mempererat kemitraan global di sektor pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan inovasi. Faculty Talk merupakan bagian dari serangkaian agenda kunjungan akademik delegasi KIT ke Unismuh Makassar, yang sebelumnya telah mencakup pertemuan di tingkat universitas dan kuliah tamu internasional.
Acara tersebut dihadiri oleh Dekan Fakultas Teknik Ir. Muhammad Syafaat S. Kuba, S.T., M.T., bersama para wakil dekan, ketua program studi, serta tim dosen peneliti dan pengabdi yang dipersiapkan untuk terlibat dalam inisiatif kolaborasi dengan KIT.
Berbeda dengan kuliah tamu yang lebih fokus pada pertukaran wawasan, Faculty Talk diarahkan pada pembahasan program kerja sama yang lebih teknis dan implementatif. Kedua belah pihak mendiskusikan berbagai peluang, termasuk riset bersama (joint research), pengabdian masyarakat bersama (joint community service), publikasi ilmiah internasional, program visiting professor, pertukaran mahasiswa dan dosen, serta penyusunan proposal penelitian dan pengabdian secara kolaboratif.
Dekan Fakultas Teknik Unismuh Makassar, Muhammad Syafaat, menegaskan bahwa Faculty Talk adalah langkah krusial untuk memastikan kemitraan dengan KIT tidak berhenti pada acara seremonial. โKami ingin kerja sama dengan Kanazawa Institute of Technology berkembang menjadi kolaborasi yang berkelanjutan dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, publikasi internasional, serta pengembangan kapasitas dosen dan mahasiswa,โ ujarnya. Ia menambahkan, pelibatan pimpinan fakultas, program studi, serta tim peneliti dan pengabdi sangat vital agar peluang kerja sama dapat segera direalisasikan menjadi program konkret. โDengan melibatkan pimpinan fakultas, program studi, serta tim peneliti dan pengabdi, kami optimistis berbagai program kolaboratif dapat segera diwujudkan dan memberikan manfaat bagi kedua institusi,โ imbuh Syafaat.
Dalam sesi diskusi, para peserta aktif bertukar gagasan mengenai bidang-bidang riset unggulan yang berpotensi dikembangkan bersama. Isu-isu yang mengemuka mencakup inovasi teknologi, infrastruktur berkelanjutan, rekayasa lingkungan, dan solusi teknis untuk permasalahan masyarakat. Kehadiran Prof. Shin-ichi Miyazato sangat relevan mengingat kepakarannya di bidang civil and environmental engineering, meliputi teknologi beton, infrastruktur berkelanjutan, pemeliharaan infrastruktur, dan rekayasa lingkungan.
Wakil Dekan II Fakultas Teknik Unismuh Makassar, Dr. Ir. Andi Makbul Syamsuri, S.T., M.T., IPM., menyatakan harapannya bahwa kolaborasi ini akan memperkuat kapasitas sumber daya fakultas. โKami berharap kolaborasi ini dapat memperkuat kapasitas sumber daya Fakultas Teknik, meningkatkan kompetensi dosen dan mahasiswa, serta membuka lebih banyak peluang kerja sama yang berkelanjutan,โ kata Andi Makbul. Ia juga menekankan bahwa kerja sama internasional merupakan kebutuhan esensial bagi fakultas teknik untuk memperluas pengalaman akademik dosen dan mahasiswa, memungkinkan riset lintas negara, dan memberikan akses ke lingkungan akademik global.
Sebagai wujud nyata dari kemitraan ini, tiga mahasiswa Fakultas Teknik Unismuh Makassar akan berpartisipasi dalam Sakura Science Program di Jepang. Program yang diselenggarakan oleh Kanazawa Institute of Technology ini menawarkan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar langsung di laboratorium, terlibat dalam proyek interdisipliner di bidang sains dan teknologi, melakukan pengukuran kualitas lingkungan, dan mempresentasikan hasil kegiatan mereka. Melalui program ini, mahasiswa juga akan berinteraksi dengan mahasiswa dan akademisi dari berbagai negara.
Partisipasi mahasiswa dalam Sakura Science Program menandai pergeseran kerja sama dari pertemuan kelembagaan menuju pengalaman akademik langsung. Fakultas Teknik Unismuh menargetkan perluasan program mobilitas akademik serupa, baik dalam bentuk pertukaran mahasiswa, riset bersama, maupun pengembangan studi lanjut bagi dosen dan mahasiswa di masa mendatang.
Melalui Faculty Talk ini, Fakultas Teknik Unismuh menegaskan komitmennya untuk memperluas jejaring internasional sebagai bagian integral dari penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kolaborasi dengan KIT diarahkan untuk menghasilkan riset yang berdampak, pengabdian yang bermanfaat, serta lulusan yang memiliki kompetensi dan daya saing global. Kemitraan ini juga diharapkan memperkuat posisi Fakultas Teknik Unismuh dalam jejaring akademik internasional.
Kegiatan ini sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Quality Education, SDG 9 tentang Industry, Innovation and Infrastructure, serta SDG 17 tentang Partnerships for the Goals. Kemitraan dengan Kanazawa Institute of Technology tidak hanya dipandang sebagai perluasan jejaring, tetapi juga sebagai katalisator untuk melahirkan inovasi, riset terapan, publikasi internasional, dan program pengabdian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Sumber: Khittah.co
Artikel ini dipublikasikan di muhammadiyahsulsel.or.id. Bagikan untuk menyebarkan kebaikan.





