Alumni SMP Unismuh Makassar, dr. Rizky Malik Budu, Raih Beasiswa Doktoral di University of

MUHAMMADIYAHSULSEL.OR.ID - MAKASSAR, 23 Mei 2024 - Sebuah capaian membanggakan kembali ditorehkan oleh salah satu alumni SMP Unismuh Makassar. dr. Muh. Rizky Malik Budu, M.Sc., sukses memperoleh beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk menempuh pendidikan doktoral dalam bidang Cardiovascular Sciences di The University of Manchester, Inggris. Studi doktoral ini dijadwalkan berlangsung dari tahun 2026 hingga 2030.
Prestasi ini melanjutkan rekam jejak akademik Rizky di Britania Raya. Sebelumnya, ia telah menyelesaikan studi magister di bidang yang sama, Cardiovascular Sciences, di University of Glasgow, Skotlandia, Inggris, dengan predikat Merit. Pendidikan magisternya tersebut juga didukung oleh beasiswa LPDP.
Rizky merupakan alumnus yang memiliki ikatan kuat dengan SMP Unismuh Makassar. Selama menempuh pendidikan di sana, ia menunjukkan keunggulan akademik dengan meraih peringkat pertama di kelas IX dan tercatat sebagai siswa terbaik kedua pada tahun 2011. Selain itu, Rizky aktif terlibat dalam kegiatan Hizbul Wathan, organisasi kepanduan yang berada di bawah naungan Muhammadiyah.
Keberhasilan Rizky ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar SMP Unismuh Makassar. Ia dinilai sebagai teladan alumni yang mampu memadukan prestasi akademik, pengabdian, serta nilai-nilai keislaman yang telah ditanamkan sejak jenjang pendidikan dasar dan menengah.
Ia adalah putra dari Prof. Budu, seorang Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin dan juga menjabat sebagai Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan. Prof. Budu mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian putranya yang berhasil meraih beasiswa doktoral LPDP di University of Manchester. “Alhamdulillah. Ini ananda yang lulusan SMP Unismuh. S2 magister di Glasgow University, Scotland UK, dan S3-nya di Manchester University, UK. S2 dan S3-nya beasiswa LPDP,” ujar Prof. Budu, saat dikonfirmasi Senin, 29 Juni 2026.
Perjalanan akademik Rizky memang cukup panjang dan cemerlang. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Kedokteran di Universitas Hasanuddin dengan predikat sangat memuaskan, kemudian melanjutkan pendidikan profesi dokter di kampus yang sama dan lulus dengan predikat magna cum laude dengan IPK 3,84.
Selain kiprahnya sebagai akademisi muda di bidang kedokteran, Rizky juga memiliki pengalaman sebagai dosen di Departemen Fisiologi Fakultas Kedokteran Unhas. Ia tercatat sebagai pengajar di Departemen Fisiologi FK Unhas, dokter umum di RSUP Kemenkes Makassar, serta aktif dalam berbagai kegiatan penguatan kompetensi mahasiswa kedokteran.
Jejak pengabdian Rizky tidak kalah menonjol. Selama studi di Glasgow, ia aktif dalam komunitas mahasiswa Indonesia, menjadi pengajar Al-Qur’an bagi anak-anak Indonesia di Glasgow, dan terlibat dalam kegiatan peer wellbeing support di University of Glasgow. Di bidang keislaman, Rizky juga berhasil menyelesaikan hafalan 30 juz Al-Qur’an pada tahun 2021. Ia pernah menjadi peserta terbaik dalam Karantina Tahfidz Nasional Darul Istiqamah dan aktif dalam beragam kegiatan keagamaan sejak masa sekolah hingga perkuliahan.
Bagi SMP Unismuh Makassar, prestasi Rizky membuktikan bahwa alumni sekolah Muhammadiyah memiliki daya saing di kancah global. “Keberhasilannya menembus dua kampus ternama di Inggris melalui beasiswa LPDP menjadi inspirasi bagi siswa dan alumni lainnya untuk terus menyiapkan diri, membangun kompetensi, dan menjaga karakter,” puji Kepala SMP Unismuh, Dr Husain Abd Rahman.
Rizky juga pernah kembali ke almamaternya untuk berbagi inspirasi. Ia tercatat sebagai pembicara alumni inspiratif pada tahun 2022 dan menjadi pemateri dalam seminar Ramadhan SMP Unismuh Makassar pada tahun 2025, membahas manfaat puasa bagi kesehatan fisik dan mental.
“Keberhasilan alumni SMP Unismuh Makassar ini tidak hanya menjadi kabar gembira bagi keluarga, tetapi juga bagi persyarikatan Muhammadiyah. Rizky menjadi contoh bahwa pendidikan yang berpijak pada ilmu, iman, disiplin, dan pengabdian dapat mengantar seseorang menembus ruang akademik internasional,” tutur Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Irwan Akib, yang merupakan perintis sekaligus pernah menjabat Kepala SMP Unismuh Makassar saat Rizky menimba ilmu di sekolah tersebut.
Sumber: Khittah.co
Artikel ini dipublikasikan di muhammadiyahsulsel.or.id. Bagikan untuk menyebarkan kebaikan.





