UM Bulukumba Selenggarakan Workshop Kurikulum dan RPS Berbasis OBE, Dorong Peningkatan Mutu Akademik

MUHAMMADIYAH SULSEL, BULUKUMBA - Universitas Muhammadiyah Bulukumba (UM Bulukumba) melalui Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pendidikan (P4) sukses menyelenggarakan Workshop Kurikulum dan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Outcome Based Education (OBE). Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Senin hingga Selasa, 11-12 Mei 2026, di Lecture Theater Kampus 2 UM Bulukumba. Workshop ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat mutu akademik kampus, dengan fokus pada penyusunan kurikulum yang terukur, adaptif, serta selaras dengan standar pendidikan tinggi dan kebutuhan dunia kerja. Tema yang diangkat adalah “Menyusun Kurikulum dan RPS yang Efektif, Terukur, dan Selaras dengan Standar Pendidikan Tinggi.”
Workshop ini dihadiri oleh pimpinan universitas, dekan, wakil dekan, ketua dan sekretaris program studi, serta para dosen di lingkungan UM Bulukumba. Penyelenggaraan kegiatan ini dilatarbelakangi oleh hasil audit kurikulum internal yang mengidentifikasi adanya perbedaan dalam penyusunan kurikulum dan sebaran mata kuliah di tiap program studi. Selain itu, rumusan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) dari workshop OBE sebelumnya dinilai belum sepenuhnya mengacu pada Permendiktsaintek Nomor 39 Tahun 2025, karena masih memisahkan ranah sikap, pengetahuan, keterampilan umum, dan keterampilan khusus.
Dr. Ishaq Madeamin, S.Pd., M.Pd. bertindak sebagai narasumber utama, memberikan penguatan materi mengenai implementasi Outcome Based Education (OBE), penyusunan CPL, pengembangan kurikulum berbasis OBE, hingga teknik penyusunan RPS yang efektif dan terukur. Para peserta juga mendapatkan pendalaman komprehensif tentang konsep dasar OBE, metode perumusan visi keilmuan program studi, penyusunan matriks CPL dan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), serta teknik penyusunan RPS berbasis OBE yang sistematis dan relevan dengan kebutuhan pembelajaran terkini.
Wakil Rektor I UM Bulukumba, Dr. Hj. Andi Sumrah AP, M.Si., menegaskan bahwa penyelarasan kurikulum merupakan kebutuhan krusial dalam menghadapi dinamika pendidikan tinggi. “Workshop ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas akademik di UM Bulukumba. Kurikulum dan RPS yang disusun harus mampu menjawab tantangan zaman, berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan, serta mendukung peningkatan daya saing mahasiswa,” ujarnya. Ia berharap semua program studi dapat menghasilkan dokumen kurikulum yang lebih terukur dan relevan, baik untuk pemangku kepentingan pendidikan maupun dunia kerja.
Senada dengan itu, Kepala Lembaga P4 UM Bulukumba, Andi Andriyani Asra, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa workshop ini merupakan bagian integral dari proses restrukturisasi kurikulum di universitas. “Melalui kegiatan ini diharapkan setiap program studi mampu menyusun kurikulum berbasis Outcome Based Education sesuai standar yang ditetapkan dan dapat mengimplementasikannya pada tahun ajaran berikutnya,” jelasnya. Menurut Andi Andriyani, kegiatan ini tidak hanya bertujuan memenuhi aspek administrasi akademik, tetapi juga memastikan implementasi kurikulum yang berdampak langsung pada peningkatan mutu pembelajaran dan kualitas lulusan. Ke depan, proses restrukturisasi kurikulum di UM Bulukumba akan dilanjutkan dengan tahapan monitoring progres, finalisasi, dan legalisasi kurikulum di tingkat senat universitas.
Melalui inisiatif ini, UM Bulukumba menunjukkan komitmen kuatnya dalam mendukung transformasi pendidikan tinggi yang inovatif, adaptif, dan berorientasi pada mutu lulusan sesuai prinsip Outcome Based Education (OBE).




