Pendidikan Inklusif Muhammadiyah di Papua: Wujud Islam Rahmatan Lil Alamin

MUHAMMADIYAHSULSEL.OR.ID - KEBUMEN, Ahad, 19 Juli 2020 - Muhammadiyah menjadi satu-satunya organisasi kemasyarakatan yang mengelola universitas di Kabupaten Teluk Bintuni, Provinsi Papua Barat. Kehadiran Universitas Muhammadiyah Teluk Bintuni (UNIMUTU) di wilayah terluas di Papua Barat tersebut menegaskan peran strategis Muhammadiyah dalam pengembangan pendidikan di Bumi Cenderawasih.
Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Ahmad Dahlan Rais, pada kesempatan tersebut mengungkapkan bahwa secara keseluruhan, Muhammadiyah telah memiliki empat universitas di Papua, meliputi Universitas Muhammadiyah Papua, Universitas Muhammadiyah Papua Barat, Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong, dan Universitas Muhammadiyah Teluk Bintuni.
Dahlan Rais menjelaskan bahwa pendirian perguruan tinggi di daerah dengan mayoritas penduduk non-Muslim merupakan perwujudan nyata dari ajaran Islam sebagai rahmat bagi semesta alam (rahmatan lil alamin). Ia menegaskan, "Mengapa Muhammadiyah mendidik, membuat orang lain pandai gitu?. Sedangkan mereka tidak beragama Islam atau non muslim. Maka saya kira ini sebagai misi rahmatan lil alamin."
Sejak awal berdirinya, lembaga pendidikan yang diselenggarakan Muhammadiyah memang dirancang untuk melayani seluruh lapisan masyarakat, tanpa memandang latar belakang agama. Karakteristik pendidikan Muhammadiyah bersifat inklusif secara sosial, terbuka bagi semua bangsa.
Lebih lanjut, Dahlan Rais mengulas makna Surat An Nisa ayat 1, yang menekankan bahwa seluruh umat manusia berasal dari satu sumber yang sama, kemudian dikembangkan menjadi beragam dengan perbedaan warna kulit, bentuk rambut, dan ciri-ciri lainnya. Ia menambahkan, "Mengingat ini kembali sebetulnya manusia itu sama, berasal dari satu. Ada di situ pesan kesetaraan, tapi juga ada pesan yang kuat, keadilan. Maka tidak boleh diskriminatif."
Dengan demikian, Al-Qur'an menjadi landasan pemikiran utama bagi Muhammadiyah dalam mendirikan berbagai lembaga pendidikan maupun kesehatan di daerah-daerah yang memiliki minoritas Muslim, seperti di Papua dan wilayah lainnya.
Sumber: Muhammadiyah.or.id
Artikel ini dipublikasikan di muhammadiyahsulsel.or.id. Bagikan untuk menyebarkan kebaikan.





