UIAD Sinjai dan Bawaslu Teken MoU untuk Penguatan Pendidikan dan Literasi Demokrasi

MUHAMMADIYAH SULSEL, SINJAI - Universitas Islam Ahmad Dahlan Sinjai menerima kunjungan Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Sinjai, Muhammad Arsal Arifin, beserta rombongan pada Kamis, 18 Juni 2026. Pertemuan di kampus UIAD Sinjai itu berujung pada penandatanganan Memorandum of Understanding atau nota kesepahaman sebagai langkah memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga pengawas pemilu.
Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Rektor UIAD Sinjai, Dr. Suriati, M.Sos.I., bersama jajaran pimpinan universitas, termasuk Wakil Rektor I, Wakil Rektor II, dan Wakil Rektor III. Kehadiran unsur pimpinan kampus menunjukkan bahwa kerja sama ini dipandang penting, bukan hanya sebagai agenda protokoler, tetapi sebagai pintu masuk bagi kolaborasi yang lebih luas dan lebih terukur.
Dalam pertemuan itu, Rektor UIAD Sinjai menegaskan bahwa kolaborasi dengan Bawaslu merupakan langkah strategis untuk mendukung pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Ia juga menyoroti manfaat langsung bagi mahasiswa, terutama dalam peningkatan kapasitas melalui program-program kelembagaan dan kesempatan praktik lapangan.
Suriati menjelaskan bahwa mahasiswa UIAD selama ini telah beberapa kali memperoleh pengalaman magang di Kantor Bawaslu Kabupaten Sinjai. Dengan adanya MoU, pola kerja sama tersebut diharapkan tidak lagi berjalan secara insidental, melainkan memiliki payung kelembagaan yang lebih kuat sehingga dapat dikembangkan ke bidang-bidang lain yang saling menguntungkan.
Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk ikut memperkuat kualitas demokrasi melalui pendidikan kritis, pengembangan literasi politik, dan pembentukan generasi muda yang memahami etika partisipasi publik. Karena itu, keterhubungan UIAD dengan Bawaslu menjadi relevan untuk menjembatani dunia akademik dan kebutuhan praktik demokrasi di tingkat lokal.
Dari pihak Bawaslu, Muhammad Arsal Arifin menilai kerja sama dengan perguruan tinggi sangat penting dalam memperluas pendidikan politik dan literasi demokrasi di tengah masyarakat. Ia menekankan bahwa pengawasan pemilu yang berkualitas tidak hanya bergantung pada lembaga formal, tetapi juga memerlukan dukungan publik yang teredukasi serta partisipasi warga yang sadar akan nilai-nilai demokrasi.
Kerja sama antara UIAD Sinjai dan Bawaslu Kabupaten Sinjai itu diarahkan untuk membangun kemitraan yang produktif dan berkelanjutan. Ruang lingkupnya mencakup dukungan terhadap program pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, penguatan kapasitas mahasiswa, serta kegiatan-kegiatan yang menumbuhkan kesadaran demokrasi di lingkungan kampus dan masyarakat.
Bagi UIAD, MoU ini juga menambah satu jalur kolaborasi eksternal yang dapat memperkaya pengalaman belajar mahasiswa. Mereka tidak hanya memperoleh pengetahuan teoritis di kelas, tetapi juga peluang untuk mengenal lebih dekat dinamika kelembagaan, tata kelola pengawasan pemilu, serta tantangan membangun budaya demokrasi yang sehat di tingkat daerah.
Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai penanda dimulainya kerja sama resmi antara kedua institusi. Lebih dari sekadar penandatanganan dokumen, kemitraan ini diharapkan menjadi dasar bagi pelaksanaan program bersama yang relevan, terukur, dan berdampak bagi penguatan pendidikan serta demokrasi di Kabupaten Sinjai.





