Sekretaris LPM UNIMEN Dian Firdiani Raih Gelar Doktor di UIN Alauddin Makassar

MUHAMMADIYAH SULSEL, ENREKANG - Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN) kembali mencatat penambahan jumlah doktor, menegaskan komitmen institusi dalam memperkuat reputasi sebagai perguruan tinggi unggul. Dian Firdiani, yang menjabat sebagai Sekretaris Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UNIMEN, kini resmi menyandang gelar doktor.
Pengukuhan gelar doktor Dian Firdiani dilaksanakan setelah ia menjalani sidang promosi doktor di Gedung Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar pada hari Selasa, 19 Mei 2026.
Dalam sidang tersebut, Dian memaparkan hasil disertasinya yang berjudul “Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Discovery Learning Berbantuan e-Modul Augmented Reality terhadap Hasil Belajar Biologi Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 3 Enrekang”.
Di hadapan dewan penguji, Dian menjelaskan bahwa penelitian ini dilatarbelakangi oleh tuntutan pembelajaran abad ke-21. Tuntutan ini mengharuskan peserta didik lebih aktif, kritis, kreatif, serta mampu memahami konsep biologi yang abstrak, khususnya pada materi virus. Ia menyatakan, “Melalui integrasi teknologi Augmented Reality, pembelajaran diharapkan menjadi lebih interaktif, kontekstual, dan mampu meningkatkan motivasi serta pemahaman peserta didik.”
Dian menuturkan, hasil penelitiannya diharapkan memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan inovasi pembelajaran biologi berbasis teknologi, khususnya melalui pemanfaatan e-modul Augmented Reality di sekolah. Lebih lanjut, penelitian ini diharapkan menjadi referensi penting bagi para guru, dosen, peneliti, dan praktisi pendidikan dalam mengembangkan model pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan pendidikan abad ke-21. “Penelitian ini dapat menjadi contoh implementasi konkret deep learning dalam pembelajaran biologi karena telah memuat aspek pembelajaran berbasis masalah, pembelajaran inkuiri, dan pemanfaatan teknologi yang merupakan praktik pedagogis yang mendukung deep learning,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Dian Firdiani menyampaikan rasa syukur dan terima kasih mendalam kepada kedua orang tuanya, suami, pimpinan UNIMEN, seluruh sivitas akademika, sahabat, serta semua pihak yang telah mendukung perjalanan studi doktoralnya. Ia juga mengucapkan penghargaan kepada promotor, co-promotor, dan tim penguji atas bimbingan dan arahan selama penyelesaian disertasi.
Rektor Universitas Muhammadiyah Enrekang, Dr. Syawal Sitonda, turut mengapresiasi capaian para dosen UNIMEN yang terus meningkatkan kualifikasi akademik ke jenjang doktoral. Menurut Dr. Syawal, “Ini salah satu wujud komitmen kami dalam memperkuat ekosistem institusi melalui peningkatan kualifikasi akademik dosen. Dosen yang telah mencapai kualifikasi doktor secara linear semakin kompeten pula dalam melaksanakan tugas catur dharmanya.”
Sidang promosi doktor Dian Firdiani diuji oleh sejumlah akademisi dan pakar. Mereka adalah Prof. Dr. Muhammad Yaumi, M.Hum.M.A selaku Promotor; Dr. Hj. Yuspiani, M.Pd. dan Dr. M. Shabir U, M.Ag selaku Co-Promotor; serta Dr. Muhammad Yunus Muin, M.Pd.I sebagai Penguji Eksternal. Sementara itu, tim Penguji Internal terdiri dari Prof. Dr. Hasyim Haddade, M.Ag, Dr. Nursalam, M.Si, dan Dr. M. Yusuf T, M.Ag.
Dengan keberhasilan ini, Dian Firdiani tercatat sebagai doktor ke-22 yang dimiliki UNIMEN. Saat ini, puluhan dosen aktif UNIMEN lainnya juga sedang menempuh studi doktoral di berbagai perguruan tinggi terkemuka, baik di dalam maupun luar negeri.




