Santri MBS Enrekang Borong 9 Medali di Kejurnas Silat Celebes 2026

MUHAMMADIYAH SULSEL, ENREKANG - Santri Pesantren Muhammadiyah Boarding School (MBS) Enrekang berhasil mengukir prestasi membanggakan pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Celebes Silat Championship (CSC) 2026. Mereka sukses membawa pulang sembilan medali, sebuah pencapaian yang menunjukkan kualitas pembinaan di pesantren tidak hanya fokus pada aspek akademik dan karakter, tetapi juga mampu menghasilkan atlet berprestasi nasional.
Kejuaraan tersebut diselenggarakan di GOR Sudiang, Makassar, pada tanggal 8 hingga 10 Mei 2026. Ajang ini menarik ribuan pesilat muda dari berbagai wilayah di Indonesia. Kontingen Tapak Suci MBS Enrekang berpartisipasi dalam sejumlah kelas pertandingan dan berhasil meraih dua medali emas, satu perak, serta enam perunggu.
Dua medali emas dipersembahkan oleh Arzal, yang menjadi juara di kelas Under, dan Rezky Aditya, yang unggul di kelas C. Sementara itu, medali perak diraih oleh Azizul yang bertanding di kelas G.
Enam medali perunggu berhasil dikantongi oleh Dehansa (kelas B), Mulfi (kelas D), M. Alwaizhan Subhii (kelas C), Agung (kelas D), Prawira (kelas F), dan Syahrul (kelas A).
Direktur Pesantren MBS Enrekang, Drs. Lamir Dacing, M.Si, menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian para santri. Menurutnya, hasil ini merupakan bukti konsistensi pembinaan di lingkungan pesantren. "Alhamdulillah, ini menjadi bukti bahwa pembinaan karakter dan prestasi di MBS Enrekang dapat berjalan seimbang. Kami berharap capaian ini memotivasi santri lain untuk terus berprestasi dan menjaga nama baik pesantren," ujar Lamir Dacing pada Rabu, 13 Mei 2026.
Prestasi gemilang ini juga mendapat sambutan positif dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah Enrekang serta masyarakat Kabupaten Enrekang. Keberhasilan para santri dianggap sebagai kontribusi penting dalam pembentukan generasi muda yang sehat, disiplin, dan memiliki daya saing melalui olahraga pencak silat. Dengan raihan ini, MBS Enrekang semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu pesantren yang aktif dalam pengembangan olahraga bela diri Tapak Suci di Sulawesi Selatan.




