Prodi Ilmu Administrasi Negara FISIP Unismuh Makassar Jalani Asesmen Lapangan LAMSPAK

MUHAMMADIYAH SULSEL, MAKASSAR - Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar telah menjalani asesmen lapangan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial Politik, Administrasi, dan Komunikasi (LAMSPAK). Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 17 hingga 19 Mei 2026.
Tim asesor LAMSPAK, yang terdiri dari Prof. Dr. Drs. Falih Suaedi, MSi dari Universitas Airlangga dan Dr. Lely Indah Mindarti, M.Si dari Universitas Brawijaya, diterima langsung oleh Rektor Unismuh Makassar, Dr. Abd Rakhim Nanda, di Ruang Kerja Rektor Lantai 17 Gedung Menara Iqra pada Senin, 18 Mei 2026. Proses asesmen lapangan sendiri dilaksanakan di Menara Iqra Lantai 5. Asesmen ini merupakan bagian integral dari evaluasi mutu akademik program studi, bertujuan untuk memperkuat tata kelola, pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Rektor Unismuh Makassar Dr. Abd Rakhim Nanda memaparkan perkembangan institusi yang kini menaungi 73 program studi, dengan berbagai capaian di tingkat nasional maupun internasional. Ia menegaskan komitmen Unismuh untuk terus bertransformasi menjadi perguruan tinggi berdaya saing global, tanpa meninggalkan identitas keislaman dan nilai-nilai kemuhammadiyahan.
“Kami ingin menjadi universitas yang Islami sekaligus memiliki reputasi internasional melalui penguatan riset, internasionalisasi, dan tata kelola,” ujar Rektor. Dr. Rakhim juga menguraikan sejumlah prestasi kampus, termasuk akreditasi institusi unggul, sertifikasi ISO, perluasan kerja sama internasional di lebih dari 30 negara, serta pengakuan dalam pemeringkatan dunia seperti Times Higher Education Impact Rankings dan UI GreenMetric.
Menurut Rektor, FISIP memiliki peran penting dalam sejarah akreditasi unggul di Unismuh, dengan Program Studi Ilmu Administrasi Negara sebagai pelopor. “Ilmu Administrasi Negara menjadi prodi pertama yang terakreditasi A di Unismuh yang kemudian terkonversi menjadi Unggul pada tahun 2023 dan diharapkan dapat terus menjadi penggerak peningkatan mutu akademik di FISIP,” jelasnya.
Menanggapi paparan tersebut, asesor LAMSPAK Prof. Falih Suaedi mengapresiasi jalur pengembangan Unismuh Makassar yang dinilai sudah baik. Namun, ia mendorong kampus untuk tidak berhenti pada perbaikan berkelanjutan, melainkan melakukan lompatan kualitas yang signifikan. “Continuous improvement penting, tetapi yang dibutuhkan ke depan adalah quantum leap agar capaian kampus semakin kuat,” kata Prof. Falih, sembari memuji tata kelola dan komitmen pimpinan universitas dalam membangun budaya mutu akademik.
Asesor lainnya, Dr. Lely Indah Mindarti, menjelaskan bahwa asesmen lapangan bertujuan untuk memverifikasi data yang telah disampaikan program studi dengan kondisi riil di lapangan. Ia menekankan bahwa proses asesmen bukan sekadar penilaian administratif, melainkan upaya kolektif untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi. “Kami hanya melakukan verifikasi dan pengecekan atas data yang telah disampaikan. Harapannya tentu agar program studi terus berkembang dan semakin baik,” tuturnya.
Asesmen lapangan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas dan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, serta tim penyusun dokumen akreditasi Program Studi Ilmu Administrasi Negara FISIP Unismuh Makassar.
Wakil Dekan I FISIP Unismuh Makassar, Nasrul Haq, S.Sos., M.P.A., menyampaikan bahwa fakultas telah berupaya maksimal untuk mempertahankan akreditasi unggul yang telah diraih program studi tersebut. “Kami telah berjuang agar Prodi Ilmu Administrasi Negara tetap mempertahankan Akreditasi Unggul. Proses akreditasi ini kami jadikan sebagai proses learning organization dalam menjaga mutu akademik yang berkelanjutan,” ungkap Nasrul Haq.
Senada, Ketua Program Studi Ilmu Administrasi Negara FISIP Unismuh Makassar, Nurbiah Tahir, S.Sos., M.AP., menegaskan bahwa asesmen lapangan LAMSPAK adalah momentum krusial bagi program studi untuk melakukan evaluasi dan penguatan kualitas akademik secara berkelanjutan. Ia menambahkan, seluruh sivitas akademika telah mempersiapkan proses asesmen dengan maksimal, melalui pembenahan dokumen, penguatan tata kelola, dan peningkatan budaya mutu.
“Proses asesmen ini bukan hanya untuk mempertahankan capaian akreditasi unggul, tetapi juga menjadi ruang refleksi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” jelas Nurbiah. Ia berharap hasil asesmen ini dapat semakin memperkuat posisi Prodi Ilmu Administrasi Negara sebagai program studi unggulan di Unismuh Makassar dan di tingkat nasional, didukung oleh komitmen untuk memperkuat inovasi pembelajaran dan memperluas jejaring kerja sama.




