Prestasi Riset Pimnas dan Publikasi Jurnal Sinta 2 Hantar Putri Awaliah Aldina Raih Sarjana

MUHAMMADIYAHSULSEL.OR.ID - MAKASSAR, 20 Januari 2024 - Putri Awaliah Aldina, seorang mahasiswa dari Program Studi S1 Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, berhasil menuntaskan pendidikan sarjananya. Pencapaian ini istimewa karena didorong oleh risetnya dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) yang kemudian berhasil dipublikasikan pada jurnal nasional terakreditasi Sinta 2. Publikasi tersebut menjadi bagian penting dari penyelesaian studinya melalui jalur rekognisi prestasi.
Putri menjalani ujian diseminasi pada Jumat, 24 Juli 2026, di Balai Sidang Kampus Unismuh Makassar. Dalam kesempatan tersebut, ia mempresentasikan hasil penelitiannya yang bertajuk “Cytotoxic Interaction Between Cisplatin and Eclipta alba Extract in HeLa Cervical Cancer Cells” atau “Interaksi Sitotoksik antara Cisplatin dan Ekstrak Eclipta alba pada Sel Kanker Serviks HeLa”. Penelitian ini dibimbing oleh apt. Fityatun Usman, S.Si., M.Si., dan Zulkifli, S.Farm., M.Kes. Tim penguji terdiri atas apt. Nurfadillah, S.Farm., M.Si., serta apt. Wira Yustika Rukman, S.Farm., M.Kes., dengan kehadiran Wakil Dekan I FKIK Unismuh Makassar, Dr dr Andi Weri Sompa.
Prestasi Putri diakui sebagai tugas akhir berdasarkan Surat Keputusan Dekan FKIK Unismuh Makassar Nomor 104/Tahun 1447 H/2025 M, yang ditetapkan pada 22 Desember 2025. Keputusan ini merujuk pada Surat Keputusan Rektor Unismuh Nomor 337 Tahun 1445 H/2023 M tentang Panduan Ekuivalensi Prestasi dengan Nilai Akademik Mahasiswa. Dalam kebijakan tersebut, prestasi mahasiswa yang tercantum dalam lampiran, termasuk Putri Awaliah Aldina bersama Muhammad Ilham Hamzah, Nur Afiq Zaky Ananda, dan Surawalia Said, ditetapkan sebagai ekuivalensi mata kuliah Tugas Akhir atau skripsi dengan nilai A. Panduan ini menegaskan apresiasi universitas terhadap mahasiswa yang mengembangkan potensi melalui kegiatan ekstrakurikuler, di mana Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan Pimnas secara khusus diakui sebagai kegiatan tingkat nasional yang dapat memperoleh rekognisi akademik.
Riset yang dilakukan Putri dan timnya berfokus pada interaksi sitotoksik antara cisplatin, obat kemoterapi untuk kanker serviks, dan ekstrak tanaman urang-aring (Eclipta alba) pada sel kanker serviks HeLa. Cisplatin, meskipun efektif, memiliki keterbatasan seperti resistensi dan toksisitas. Penelitian ini bertujuan menguji potensi ekstrak bahan alam sebagai pendamping cisplatin untuk meningkatkan respons sitotoksik sekaligus mengurangi dosis.
Peneliti menggunakan ekstrak etanol Eclipta alba, mengidentifikasi kandungannya (flavonoid, kumarin, saponin triterpenoid, serta eclalbasaponin I, wedelolactone, pinoquercetin, luteolin, dan quercitrin) melalui kromatografi lapis tipis dan Liquid Chromatography-Tandem Mass Spectrometry (LC-MS/MS). Pengujian aktivitas sitotoksik pada sel HeLa menggunakan metode MTT menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak dengan cisplatin pada dosis tetap 0,42 mikrogram per mililiter secara signifikan menurunkan nilai IC₅₀ ekstrak dari 598,29 ± 42,89 menjadi 64,97 ± 5,41 mikrogram per mililiter. Penurunan ini mengindikasikan interaksi sinergis antara keduanya, meskipun peneliti menekankan perlunya penelitian lanjutan untuk desain dosis yang lebih lengkap, pengujian pada sel normal, analisis mekanisme kematian sel, serta pengujian secara in vivo. Penelitian ini didanai melalui Program Kreativitas Mahasiswa 2025.
Artikel ilmiah hasil riset ini telah diterbitkan dalam Jurnal Jamu Indonesia Volume 11 Nomor 3 Tahun 2026, pada halaman 202-210, dengan identifikasi DOI 10.29244/jji.v11i3.449. Putri Awaliah Aldina tercatat sebagai penulis pertama, bersama Surawalia Said, Muhammad Ilham Hamzah, Nur Afiq Zaky Ananda, Fityatun Usman, Zulkifli, Widya Hardiyanti, Nurfadillah, Andi Ulfah Magefirah, dan Lukman. apt. Fityatun Usman berperan sebagai penulis korespondensi. Jurnal Jamu Indonesia sendiri merupakan publikasi ilmiah terakreditasi Sinta 2 yang dikelola oleh Pusat Studi Biofarmaka Tropika IPB University.
Putri mengungkapkan rasa syukurnya atas perjalanan risetnya. “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur karena penelitian yang kami mulai melalui PKM dan dibawa ke Pimnas dapat dikembangkan menjadi artikel pada jurnal Sinta 2. Proses ini bukan hanya membantu saya menyelesaikan studi, tetapi juga memberi pengalaman berharga dalam penelitian, publikasi, dan diseminasi ilmiah,” ujarnya. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung. “Saya berterima kasih kepada dosen pembimbing, seluruh anggota tim, Program Studi Farmasi, serta Unismuh Makassar yang memberikan kesempatan dan rekognisi terhadap prestasi mahasiswa. Saya berharap mahasiswa lain juga terus mengembangkan hasil PKM dan Pimnas menjadi karya ilmiah yang bermanfaat,” tambahnya.
Pembimbing Putri, apt. Fityatun Usman, mengapresiasi dedikasi Putri dan tim. “Putri dan tim menunjukkan bahwa PKM dan Pimnas tidak hanya berhenti pada kompetisi. Penelitian tersebut terus dikembangkan, diperkuat, dan akhirnya diterbitkan pada jurnal ilmiah terakreditasi Sinta 2 sebagai salah satu luaran Pimnas,” kata Fityatun. Ia juga memuji kebijakan Unismuh. “Kami mengapresiasi kebijakan Unismuh yang memberikan rekognisi kepada mahasiswa berprestasi. Proses PKM hingga Pimnas mencakup penyusunan proposal, penelitian, analisis data, presentasi, serta pertanggungjawaban ilmiah. Publikasi pada jurnal Sinta 2 semakin memperkuat kualitas hasil riset tersebut,” jelasnya, berharap capaian ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain.
Capaian Putri Awaliah Aldina ini menjadi contoh nyata sinergi antara Program Kreativitas Mahasiswa, Pimnas, publikasi ilmiah terakreditasi, rekognisi akademik, dan penyelesaian studi. Prestasi kemahasiswaan ini tidak hanya berhenti sebagai kemenangan dalam kompetisi, tetapi berkembang menjadi karya ilmiah yang signifikan, memperkuat budaya riset di Program Studi S1 Farmasi FKIK Unismuh Makassar.
Sumber: Khittah.co
Artikel ini dipublikasikan di muhammadiyahsulsel.or.id. Bagikan untuk menyebarkan kebaikan.





