Ummul Mukminin 'Aisyiyah Sulsel Luluskan 30 Penerima Beasiswa Baznas ke PTN Favorit

MUHAMMADIYAHSULSEL.OR.ID, MAKASSAR - Pondok Pesantren Puteri Ummul Mukminin 'Aisyiyah Wilayah Sulawesi Selatan mencatat keluaran pendidikan yang konkret pada tahun pelajaran 2025/2026. Sebanyak 30 santriwati penerima Beasiswa Santri Baznas RI dinyatakan lulus ke berbagai perguruan tinggi negeri dan kampus favorit lain, menandai bahwa dukungan beasiswa tidak berhenti pada bantuan biaya, tetapi berujung pada keberhasilan akademik yang terukur.
Keberhasilan tersebut berasal dari rangkaian seleksi yang berjalan sejak akhir 2025 hingga pertengahan 2026. Para santriwati melewati tahap pengusulan nama, pengumuman lolos berkas pada 6 Oktober 2025, pendaftaran ulang pada 8 Oktober 2025, dan sosialisasi program pada 29 November 2025. Setelah itu, mereka mengikuti berbagai jalur masuk perguruan tinggi hingga satu per satu menerima pengumuman kelulusan dari kampus tujuan.
Data yang dipaparkan pihak pesantren menunjukkan sebaran hasil yang cukup luas. Sembilan santriwati lolos melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi, sembilan orang melalui SPAN-PTKIN, delapan orang melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Tes, dua orang melalui jalur tahfidz, dan sisanya melalui jalur mandiri maupun kedinasan. Capaian ini memperlihatkan bahwa program pembinaan santri dan dukungan beasiswa berjalan lintas jalur, bukan bergantung pada satu skema seleksi saja.
Penanggung jawab Program Beasiswa Baznas RI di Ummul Mukminin, Erni Basri, S.Pd., Gr., mengatakan keberhasilan tersebut merupakan lanjutan dari program yang sudah berjalan sejak tahun sebelumnya. "Alhamdulillah, ini lanjutan program tahun 2024 kemarin. Beberapa santriwati kita kembali mendapat beasiswa BAZNAS di tahun 2025. Beasiswa ini benar-benar digunakan untuk terus belajar hingga mereka lulus di PTN impian," ujarnya.
Direktur Ummul Mukminin 'Aisyiyah Sulsel, Dra. Masriwaty Malik, M.Thi., menilai hasil itu sebagai buah dari kerja sama yang memberi dampak nyata bagi santriwati. "Alhamdulillah, anak-anak kita yang dapat beasiswa ini sudah dinyatakan lulus di berbagai PTN dan kampus impian mereka," kata Masriwaty. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Baznas RI karena program tersebut memberi ruang bagi santriwati untuk bertumbuh, berdaya, dan menyiapkan masa depan akademik mereka dengan lebih kuat.
Keberhasilan 30 santriwati ini penting bagi 'Aisyiyah Sulawesi Selatan karena memperlihatkan fungsi pesantren sebagai ruang kaderisasi sekaligus mobilitas pendidikan. Beasiswa tidak hanya meringankan biaya belajar, tetapi ikut menopang akses santriwati ke perguruan tinggi yang sebelumnya harus ditembus lewat persaingan nasional yang ketat. Di saat yang sama, hasil tersebut memperkuat reputasi Ummul Mukminin sebagai lembaga yang mampu mengantar siswinya dari pendidikan menengah ke jenjang perguruan tinggi dengan capaian yang terukur.
Pihak pesantren berharap kolaborasi serupa dapat terus berlanjut agar semakin banyak santriwati memperoleh akses pendidikan tinggi. Dari sudut kepentingan publik, keberhasilan ini layak diberitakan karena menunjukkan hasil nyata program beasiswa nasional di lingkungan pendidikan 'Aisyiyah Sulawesi Selatan, lengkap dengan jumlah penerima, proses seleksi, dan outcome akhir berupa kelulusan ke kampus tujuan.
Sumber: Khittah.co
Artikel ini dipublikasikan di muhammadiyahsulsel.or.id. Bagikan untuk menyebarkan kebaikan.





