Ribuan Murid Muhammadiyah dan Aisyiyah Makassar Ikuti Try Out TKA

MUHAMMADIYAHSULSEL.OR.ID, MAKASSAR - Ribuan murid sekolah dan madrasah Muhammadiyah serta Aisyiyah di Kota Makassar mengikuti Try Out Akbar Tes Kemampuan Akademik pada 31 Agustus hingga 2 September 2026. Latihan dilaksanakan serentak di sekolah masing-masing untuk tiga jenjang akhir pendidikan.
Kegiatan diselenggarakan Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan PNF Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Makassar bersama Gen Cendekia Makassar. Pesertanya meliputi kelas 6 SD/MI, kelas 9 SMP/MTs, dan kelas 12 SMA/MA/SMK.
Sekolah yang mengikuti kegiatan juga mencakup satuan pendidikan binaan Aisyiyah tingkat wilayah Sulawesi Selatan dan Kota Makassar. Selain sekolah umum, madrasah serta pesantren turut terlibat dalam pelaksanaan latihan tersebut.
Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Makassar, Aminuddin Tarawe, menjelaskan pada Sabtu, 5 September 2026 bahwa latihan dimaksudkan untuk membantu murid mengenali penguasaan materi, kesulitan mengerjakan soal, serta kemampuan mengatur waktu. Murid juga dibiasakan menghadapi soal berbasis teks.
Hasil try out diharapkan menjadi bahan evaluasi pembelajaran bagi sekolah. Sumber melaporkan skala peserta dalam sebutan ribuan, tanpa merinci total murid maupun hasil skor yang diperoleh setelah latihan.
Pemilik Gen Cendekia, Iqbal Parewangi, menerangkan bahwa peserta menerima paket soal berbeda dengan bobot setara. βDengan sistem tersebut, posisi tempat duduk peserta tidak menjadi persoalan karena soal yang diterima tidak sama,β katanya, sebagaimana dikutip Khittah.co.
Menurut Iqbal, sistem ujian juga mendeteksi pelanggaran seperti keluar dari tampilan layar penuh serta penggunaan aplikasi pihak ketiga atau AI. Ia menyebut peserta yang terdeteksi melakukan lima pelanggaran akan otomatis tereliminasi dari try out. Penjelasan itu merupakan keterangan penyedia mengenai mekanisme platform yang digunakan.
Sebelum pelaksanaan, guru mendampingi murid membuat akun pada aplikasi. Pendampingan ini sekaligus memberi pengalaman mengikuti tahapan administratif ujian berbasis aplikasi, selain mengerjakan paket soal dalam waktu yang tersedia.
Sejumlah kepala sekolah meminta kegiatan serupa diselenggarakan kembali. Aminuddin menyampaikan rencana satu latihan tambahan untuk jenjang SMA/MA/SMK dan dua kali untuk SD/MI serta SMP/MTs. Rencana lanjutan itu belum menjadi hasil pelaksanaan; kegiatan yang telah selesai berlangsung selama tiga hari pada akhir Agustus hingga awal September.
Sumber: Khittah.co
Artikel ini dipublikasikan di muhammadiyahsulsel.or.id. Bagikan untuk menyebarkan kebaikan.





