Pikom IMM UM Barru Selenggarakan Kajian Jati Diri IMMawati

MUHAMMADIYAH SULSEL, BARRU - Pimpinan Komisariat (Pikom) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Universitas Muhammadiyah (UM) Barru telah menyelenggarakan kajian kaderisasi. Acara bertajuk "Mengenal Jati Diri IMMawati Muhammadiyah" ini berlangsung pada Jumat, 8 Mei 2026. Bertempat di Sekretariat IMM UM Barru dan Tanete, kajian ini dimulai ba'da Asar. Tujuannya adalah untuk menguatkan identitas serta karakter kader perempuan Muhammadiyah, agar mereka cerdas secara intelektual, kuat spiritualnya, dan tangguh dalam aksi sosial menghadapi tantangan zaman. Tema yang diusung adalah "Cerdas intelektualnya, lembut spiritualnya, tangguh aksinya."
Nur Amilah Saliha, S.Sos., Ketua Umum PC IMM Barru periode 2025-2026, hadir sebagai pemateri utama. Dalam paparannya, ia menekankan bahwa Muhammadiyah dan IMM lebih dari sekadar organisasi, melainkan wadah penting untuk membentuk karakter, intelektualitas, dan moralitas kader. Ia menegaskan, "IMMawati harus hadir sebagai perempuan yang mampu berpikir kritis, menjaga nilai spiritualitas, serta memiliki keberanian untuk berkontribusi di tengah masyarakat."
Nur Amilah juga mengajak kader perempuan IMM untuk berperan aktif dalam mengatasi berbagai persoalan sosial. Ia mengingatkan pentingnya menjaga identitas keislaman dan nilai-nilai Islam berkemajuan dalam setiap kontribusi mereka.
Diskusi dalam kajian ini dipandu oleh Usnul Khatimah, kader angkatan 18 Pikom IMM UM Barru. Suasana berlangsung interaktif, membahas beragam tantangan yang dihadapi perempuan muda Muhammadiyah di era digital dan perubahan sosial saat ini.
Pira, Ketua Pikom IMM UM Barru, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperdalam pemahaman kader mengenai nilai-nilai perjuangan Muhammadiyah dan IMM. Menurutnya, IMMawati memegang posisi strategis dalam melahirkan kader perempuan yang berintegritas, berakhlak mulia, dan mampu menjadi teladan baik di kampus maupun masyarakat.
Pira menambahkan, "Melalui kegiatan ini, kami berharap IMMawati semakin memahami jati dirinya sebagai kader Muhammadiyah yang berilmu, berakhlak, dan memiliki semangat perjuangan. Kader perempuan hari ini harus mampu menjadi pelopor perubahan dengan tetap membawa nilai-nilai Islam berkemajuan."
Pikom IMM UM Barru berharap, melalui kajian semacam ini, mereka dapat terus menyediakan ruang belajar dan diskusi yang kondusif. Tujuannya adalah mendorong lahirnya kader IMMawati yang progresif, humanis, serta berdaya saing tinggi.




