Peringatan Milad ke-117 Muhammadiyah: Prof Ambo Asse Ajak Perkuat Dakwah dan Amal Usaha

MUHAMMADIYAH SULSEL, MAKASSAR - Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Selatan telah menyelenggarakan peringatan Milad Muhammadiyah ke-117 tahun menurut kalender Hijriah, yang jatuh pada 08 Zulhijjah 1447 H. Dalam kesempatan penting ini, Ketua PWM Sulsel, Prof Dr H Ambo Asse M.Ag, menyerukan kepada seluruh elemen Muhammadiyah untuk terus menguatkan akidah tauhid, memelihara semangat dakwah, dan mengembangkan amal usaha. Hal ini penting demi kemajuan umat, bangsa, serta kemanusiaan secara global.
Melalui pernyataan resmi di akun Instagram Muhammadiyah Sulsel, Prof Ambo Asse menekankan bahwa usia 117 tahun merupakan momen refleksi krusial bagi Persyarikatan. Usia ini menandai komitmen Muhammadiyah untuk senantiasa kokoh dan istiqamah dalam menggerakkan dakwah Islam berkemajuan. Beliau mengutip, "Muhammadiyah hari ini berusia 117 tahun berdasarkan perhitungan Hijriah. Dengan usia tersebut, diharapkan pimpinan, warga, kader, dan simpatisan Muhammadiyah semakin kokoh dan istiqamah dalam gerakannya meneguhkan akidah tauhid."
Prof Ambo Asse turut menjelaskan bahwa selama lebih dari satu abad, Muhammadiyah telah berkontribusi nyata melalui beragam amal usaha yang tersebar luas di tengah masyarakat. Amal usaha ini mencakup masjid, musala, sekolah, madrasah, rumah sakit, klinik, dan panti asuhan di berbagai wilayah. Beliau menegaskan bahwa seluruh fasilitas ini tidak hanya melayani anggota persyarikatan, melainkan juga berfungsi sebagai layanan sosial bagi seluruh lapisan masyarakat, tanpa memandang latar belakang.
Oleh karena itu, Prof Ambo Asse mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama menjaga, memanfaatkan, dan memelihara amal usaha Muhammadiyah sesuai dengan tujuan awal pendiriannya. Beliau secara tegas menyatakan, "Jangan ada pihak yang mengganggu, apalagi menguasai dan menghalangi kegiatan beribadah atau beramal."
Selain itu, beliau juga mengingatkan betapa krusialnya menjunjung tinggi nilai-nilai luhur Islam. Hal ini bertujuan agar cita-cita untuk mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya dapat tercapai, yaitu masyarakat yang aman, damai, adil, makmur, dan sejahtera.
Mengakhiri pesannya, Prof Ambo Asse menyampaikan harapan besar agar Muhammadiyah terus berperan sebagai kekuatan moral dan sosial yang signifikan dalam membangun Indonesia yang maju, bermartabat, dan berperadaban. Beliau menutup dengan ucapan, "Selamat ber-Muhammadiyah. Muhammadiyah maju, Indonesia bermartabat dan berperadaban."




