Penguatan Kaderisasi: PKMTM III PW IPM Sulsel Resmi Dibuka di Parepare

MUHAMMADIYAH SULSEL, PAREPARE - Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Sulawesi Selatan secara resmi membuka Pelatihan Kader Madya Taruna Melati (PKMTM) III. Kegiatan penting ini berlangsung pada Senin, 11 Mei 2026, di Auditorium Universitas Muhammadiyah Parepare (UMPAR), dihadiri oleh kader IPM dari berbagai wilayah di Sulawesi Selatan.
PKMTM III mengusung tema "Coding The Future: Algorithm of Impactful Student Leaders", yang berfokus pada pembentukan kader pelajar Muhammadiyah yang adaptif, progresif, serta mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat dan persyarikatan.
Acara pembukaan turut dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk pimpinan Muhammadiyah, organisasi otonom tingkat wilayah dan daerah, perwakilan pemerintah Kota Parepare, pimpinan IPM, serta civitas akademika UMPAR.
Agus, Ketua Umum Pimpinan Daerah IPM Parepare, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada kotanya sebagai tuan rumah. "Kami berterima kasih kepada fasilitator dan panitia wilayah yang telah mempercayakan PD IPM Parepare sebagai tuan rumah PKMTM III. Kami berharap dari Parepare lahir ide dan gagasan besar untuk masa depan IPM," ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya IPM sebagai ujung tombak kaderisasi Muhammadiyah di kalangan pelajar, seraya mengapresiasi dukungan dari pimpinan Muhammadiyah, alumni, dan berbagai pihak yang menyukseskan kegiatan ini.
Zul Jalali Wal Ikram, Ketua Umum PW IPM Sulsel, menjelaskan bahwa PKMTM III merupakan program terakhir kepengurusannya sebelum memasuki fase regenerasi melalui Musyawarah Wilayah (Musywil). "PKMTM III menjadi program terakhir kami di PW IPM Sulsel. Setelah ini akan dilaksanakan Musywil di Kabupaten Pinrang sebagai bentuk laporan pertanggungjawaban akhir periodesasi sekaligus melahirkan regenerasi kepemimpinan baru," kata Zul. Ia menegaskan bahwa proses kaderisasi harus terus dijaga demi melahirkan pemimpin pelajar yang berdaya saing tinggi dan siap menghadapi tantangan zaman.
Dukungan penuh terhadap kegiatan IPM disampaikan oleh Wakil Rektor IV UMPAR, Dr. Muhammad Nur Maallah, S.Ag., M.A. Pihaknya menyediakan fasilitas dan sarana pelaksanaan acara. Dr. Nur Maallah juga berpendapat bahwa keberadaan IPM harus diperkenalkan lebih luas kepada masyarakat, tidak hanya terbatas pada sekolah Muhammadiyah. "Kebesaran IPM harus dikenal masyarakat luas. Promosi melalui almamater Muhammadiyah menjadi langkah penting memperkuat citra organisasi pelajar ini," jelasnya.
Ir. H. Kaharuddin Kadir, M.Si., yang menjabat sebagai Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Parepare sekaligus Ketua DPRD Parepare, menggarisbawahi pentingnya pengkaderan dalam gerakan Muhammadiyah. Ia meminta kader IPM untuk memiliki pola pikir Islam progresif dan berkemajuan, serta mampu beradaptasi dengan masa depan. "Kader harus memiliki bekal dan kemampuan menghadapi masa depan sesuai tema kegiatan ini, yakni bagaimana merancang masa depan dan melahirkan pemimpin yang mampu bersaing," tuturnya, seraya mengingatkan prinsip sami’na wa atha’na dalam menjalankan amanah organisasi.
Acara PKMTM III secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Parepare, H. M. Iskandar Nusu, S.STP., M.Si., yang mewakili Wali Kota Parepare. Dalam sambutannya, Iskandar Nusu mengungkapkan kedekatan emosionalnya dengan IPM, mengingat ia adalah alumni dan demisioner Sekretaris Umum PD IPM Parepare. "Saya juga alumni IPM dan pernah dikader di organisasi ini. Ikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh karena proses kaderisasi akan membentuk masa depan kepemimpinan kalian," pesannya.
Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan, Dr. Dahlan Lama Bawa, S.Ag., M.Ag., turut mengingatkan tentang pentingnya kesinambungan kaderisasi Muhammadiyah, mulai dari IPM hingga Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). Ia menekankan bahwa kader IPM harus mencapai keseimbangan antara kualitas ibadah, prestasi akademik, kemampuan organisasi, dan akhlak. "IPM harus sukses ibadahnya, unggul studinya, aktif organisasinya, dan anggun moralnya. IPM harus menjadi solusi, bukan menjadi masalah," tegas Dahlan.
Melalui pelaksanaan PKMTM III ini, PW IPM Sulsel berharap dapat melahirkan kader pelajar Muhammadiyah yang progresif, adaptif, dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan. Kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat regenerasi kepemimpinan IPM di Sulawesi Selatan.




