Pendidikan Muhammadiyah Kian Diminati, PP Tegaskan Komitmen Mutu dan Karakter

MUHAMMADIYAHSULSEL.OR.ID - YOGYAKARTA, ...
Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menegaskan kembali komitmennya dalam menghadirkan pendidikan berkualitas di tengah sambutan Tahun Ajaran Baru 2026/2027. Melalui kegiatan daring bertajuk "Pak Ketum Menyapa," Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, berinteraksi dengan peserta didik baru dari berbagai wilayah, mengusung tema "Gembira Berkarya." Acara ini turut dihadiri oleh Ketua PP Muhammadiyah, Irwan Akib, serta Ketua dan Sekretaris Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen PNF) PP Muhammadiyah, Didik Suhardi dan Muhammad Khoirul Huda.
Irwan Akib menjelaskan bahwa pemilihan tema "Gembira Berkarya" mencerminkan upaya Muhammadiyah untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi siswa. "Jika anak-anak merasa senang berada di sekolah, mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang kreatif dan mampu menghasilkan karya-karya terbaik untuk bangsa dan negara," tutur Irwan. Ia menekankan bahwa Muhammadiyah sangat memprioritaskan pembinaan karakter dan peningkatan kualitas peserta didik. Lulusan sekolah Muhammadiyah diharapkan memiliki empat pilar karakter utama: mantap dalam keimanan, unggul secara intelektual, anggun dalam akhlak, dan sigap dalam berkarya. "Kami berharap para siswa kelak dapat memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat sekaligus menjadi bagian dari kemajuan pendidikan Muhammadiyah," tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah, Didik Suhardi, mengungkapkan bahwa kepercayaan publik terhadap lembaga pendidikan Muhammadiyah terus menguat, terbukti dari peningkatan jumlah peserta didik setiap tahun. Tahun lalu, jumlah siswa Muhammadiyah meningkat sekitar dua persen, mencapai lebih dari 1,07 juta orang. Didik memproyeksikan bahwa pada Tahun Ajaran 2026/2027, angka tersebut akan kembali menunjukkan pertumbuhan positif. Ia mengapresiasi kerja keras para kepala sekolah, madrasah, guru, dan seluruh jajaran persyarikatan yang konsisten berupaya meningkatkan mutu layanan pendidikan.
Didik juga memaparkan bahwa beberapa wilayah yang sebelumnya mengalami penurunan jumlah peserta didik kini kembali menunjukkan tren peningkatan, seperti Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Jawa Timur, Depok, Lampung, dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Selain itu, sejumlah daerah mencatat lonjakan signifikan, di antaranya Jawa Tengah, Kotawaringin Timur, Malang, dan Jambi, di mana jumlah peserta didik meningkat dari sekitar 2.500 menjadi lebih dari 6.500 dalam beberapa tahun terakhir. "Ini merupakan perkembangan yang sangat positif dan menunjukkan semakin besarnya kepercayaan masyarakat kepada pendidikan Muhammadiyah," ujarnya.
Peningkatan ini, lanjut Didik, tidak hanya terjadi pada aspek kuantitas, melainkan juga kualitas. Prestasi siswa Muhammadiyah dalam ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) terus menunjukkan kemajuan. Tahun ini, sekitar 370 siswa Muhammadiyah berhasil lolos ke tingkat kabupaten, termasuk perwakilan dari luar Pulau Jawa, yang mengindikasikan pemerataan kualitas pendidikan Muhammadiyah yang semakin baik.
Dalam rangka memperkuat mutu akademik, Muhammadiyah telah mengembangkan Program MIPA di 102 sekolah dan mulai menyelenggarakan bimbingan teknis Program MIPA Bilingual. Bahan ajar untuk program ini juga telah didistribusikan ke berbagai sekolah Muhammadiyah. Lebih lanjut, Muhammadiyah sedang merintis pusat pelatihan bahasa asing, termasuk bahasa Jerman, sebagai bekal bagi peserta didik yang berencana mengikuti program pemagangan atau melanjutkan studi ke luar negeri. "Salah satu indikator perguruan tinggi berkelas dunia adalah memiliki mahasiswa internasional. Kami ingin lulusan SMA dan MA Muhammadiyah mampu memanfaatkan peluang tersebut sekaligus menjadi bagian dari syiar dakwah Muhammadiyah di tingkat global," jelas Didik. Ia berharap, berbagai inisiatif peningkatan mutu ini dapat memperluas akses terhadap pendidikan berkualitas serta melahirkan generasi yang unggul dan berdaya saing global.
Sumber: Muhammadiyah.or.id
Artikel ini dipublikasikan di muhammadiyahsulsel.or.id. Bagikan untuk menyebarkan kebaikan.





