PDM Makassar Jangkau Warga Pulau Kodingareng dengan Kurban dan Cek Kesehatan Gratis

MUHAMMADIYAH SULSEL, MAKASSAR - Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Makassar bersama Lazismu, Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKU), serta Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting dan Pengembangan Masjid (LPCRPM) Kota Makassar menyelenggarakan kegiatan sosial di Pulau Kodingareng, Kecamatan Sangkarrang, pada Jumat pagi, 29 Mei 2026. Kedatangan rombongan disambut antusias warga pulau, yang berkumpul di halaman Masjid Nurul Hidayah Muhammadiyah.
Sejak pagi, halaman Masjid Nurul Hidayah Muhammadiyah dipadati masyarakat, termasuk anak-anak yang berlarian dan para ibu yang menanti penuh harap. Kegiatan ini melibatkan tim dari TBM Unismuh dan Karang Taruna Kecamatan Sangkarrang sebagai pihak tuan rumah, di samping berbagai elemen Muhammadiyah. Daging kurban yang didistribusikan merupakan hasil penghimpunan dari Lazismu dan masjid-masjid Muhammadiyah di Makassar.
Pembagian daging kurban ini memiliki arti penting bagi warga Pulau Kodingareng, mengingat tidak semua masyarakat pulau rutin menikmati daging kurban setiap Iduladha. Diana, seorang warga yang berprofesi sebagai nelayan, mengungkapkan perasaannya, "Biasanya hanya segelintir orang yang dapat daging kurban. Jadi ketika ada pembagian seperti ini, warga sangat senang, terimakasih Muhammadiyah."
Lokasi kepulauan yang relatif terpencil dari pusat kota seringkali menyebabkan distribusi bantuan sosial, termasuk daging kurban, menjadi tidak merata. Oleh karena itu, Muhammadiyah Makassar memilih Pulau Kodingareng sebagai salah satu fokus penyaluran kurban tahun ini. Muhammad Imaduddin, Manager Area Lazismu Makassar, menjelaskan bahwa daging kurban yang dikumpulkan Lazismu dan masjid-masjid Muhammadiyah memang diprioritaskan untuk masyarakat marjinal serta wilayah pinggiran kota yang jarang mendapatkan manfaat kurban. Ia menambahkan, "Kita meneruskan kebahagiaan yang dititip melalui kami di Lazismu Makassar."
Imaduddin juga menyebutkan bahwa di antara para pekurban (mudhohi) tahun ini terdapat nama-nama penting seperti Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan pengusaha asal Makassar H. Tauphan Ansar Nur.
Selain distribusi daging kurban, acara ini turut dilengkapi dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKU) Makassar, berkolaborasi dengan TBM Unismuh Makassar, menyediakan layanan ini. Warga, khususnya para lansia dan nelayan, menyambut antusias kesempatan untuk memeriksa kondisi kesehatan mereka.
Abd. Haris Azis, Wakil Ketua PDM Makassar, menegaskan bahwa inisiatif ini adalah bagian integral dari dakwah sosial Muhammadiyah. Ia menyatakan, "Ini merupakan bagian dari dakwah Muhammadiyah. Kita mengunjungi ranting Muhammadiyah yang nantinya akan menjadi Cabang Muhammadiyah Kepulauan Sangkarrang."
Kehadiran Muhammadiyah Makassar di Pulau Kodingareng tidak hanya menyalurkan daging kurban, tetapi juga menumbuhkan rasa kepedulian di kalangan warga kepulauan. Di tengah tantangan akses dan ketergantungan pada hasil laut, semangat berbagi yang terjalin di Masjid Nurul Hidayah menjadi bukti bahwa dakwah dan kepedulian dapat menjangkau wilayah terpencil.




