Musykerwil II Nasyiah Sulsel Perkuat Cabang-Ranting dan Perempuan Berkemajuan

MUHAMMADIYAH SULSEL, MAKASSAR - Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah Sulawesi Selatan menggelar Musyawarah Kerja Wilayah (Musykerwil) II di Aula I-Gift Universitas Muhammadiyah Makassar pada Jumat-Ahad, 5-7 Juni 2026.
Forum ini menempatkan penguatan cabang dan ranting sebagai agenda utama. Melalui Musykerwil II, PW Nasyiah Sulsel menegaskan komitmen memperkuat gerakan perempuan muda Muhammadiyah agar mampu menjawab tantangan sosial dan ikut membangun peradaban berkemajuan.
Musykerwil II mengusung tema "Memajukan Perempuan, Mengokohkan Peradaban melalui Penguatan Cabang dan Ranting Nasyiatul Aisyiyah di Sulawesi Selatan". Kegiatan ini diikuti peserta dari 21 pimpinan daerah Nasyiatul Aisyiyah se-Sulawesi Selatan.
Ketua PW Nasyiah Sulawesi Selatan, Darnawati Radjab, S.Pd.I., M.Pd.Gr., menyampaikan bahwa cabang dan ranting merupakan fondasi utama gerakan. Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh pimpinan pusat atau wilayah, tetapi juga oleh dinamika organisasi di tingkat akar rumput.
Darnawati menegaskan, jika gerakan Nasyiatul Aisyiyah ingin kokoh, maka cabang dan ranting harus diperkuat lebih dahulu. Di sanalah gerakan perempuan menemukan basis, jejaring, dan ruang pelayanan langsung kepada masyarakat.
Ia juga menyebut perempuan memiliki posisi strategis dalam membangun peradaban. Perempuan digambarkan sebagai rahim peradaban karena dari tangan perempuan lahir generasi yang menentukan masa depan bangsa. Karena itu, kader perempuan perlu cerdas, tangguh, bekerja keras, dan berfondasi nilai keislaman yang kuat.
Darnawati mengingatkan bahwa tantangan sosial terhadap perempuan masih kompleks. Kekerasan dan pelecehan terhadap perempuan masih menjadi persoalan yang membutuhkan gerakan edukasi, pembinaan, dan penguatan akhlakul karimah secara berkelanjutan.
Selain membahas penguatan organisasi, Musykerwil II menjadi forum evaluasi perkembangan program kerja di tingkat wilayah dan daerah. Agenda strategis yang dibahas mencakup pengembangan cabang-ranting, konsolidasi organisasi, serta sesi berbagi pengalaman untuk memperkuat gerakan Nasyiatul Aisyiyah di seluruh daerah.
Forum ini juga menjadi ruang persiapan menuju Muktamar Nasyiatul Aisyiyah yang dijadwalkan berlangsung di Solo pada Agustus 2026. Darnawati berharap Sulawesi Selatan dapat berkontribusi menghadirkan kader terbaik untuk berkiprah di tingkat nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Darnawati menyampaikan apresiasi kepada peserta dan panitia. Ia menilai keberhasilan sebuah kegiatan tidak lepas dari dedikasi kader yang bekerja di balik layar.
Kegiatan ini dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. H. M. Ishak Iskandar, M.Kes., Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat yang mewakili Gubernur Sulawesi Selatan. Dari unsur PWM Sulawesi Selatan hadir Wakil Ketua PWM Dr. Pantja Nur Wahidin.
Turut hadir Ketua PWA Sulawesi Selatan Dr. Mahmudah, M.Hum., bersama jajaran PWA Sulsel, Ketua Departemen Organisasi PP Nasyiatul Aisyiyah Nimatul Azizah, unsur pimpinan Unismuh Makassar, para dekan, Angkatan Muda Muhammadiyah, Pemuda Muhammadiyah, IMM, IPM, serta peserta Musykerwil dari berbagai daerah.





