Muhammadiyah Bone Lantik 22 Pimpinan Cabang, Jangkau Hampir Seluruh Kecamatan

MUHAMMADIYAHSULSEL.OR.ID, BONE - Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bone melantik 22 Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) secara serentak di Universitas Muhammadiyah Bone, Ahad, 20 September 2026. Dengan jumlah tersebut, jaringan cabang Muhammadiyah telah menjangkau sebagian besar dari 27 kecamatan di Kabupaten Bone.
Sekretaris PDM Bone Ukkas AR menyebut perluasan itu sebagai capaian yang belum pernah diraih organisasinya di daerah tersebut. βIni merupakan sejarah bagi PDM Bone. Untuk pertama kalinya kita bisa mendirikan cabang hampir di semua kecamatan. Kabupaten Bone memiliki 27 kecamatan, sementara Muhammadiyah saat ini telah memiliki 22 cabang,β ujar Ukkas, sebagaimana dikutip Khittah.co.
Pelantikan mencakup cabang di antaranya Kahu, Watampone, Salomekko, Kajuara, Barebbo, Patimpeng, Lamuru, Cina, Bengo, Mare, Palakka, Ulaweng, Bontocani, Libureng, dan Awangpone. Daftar yang diterbitkan Khittah.co juga memuat dua kepengurusan masing-masing untuk Amali dan Awangpone. Capaian yang sudah terjadi ialah pembentukan dan pelantikan pengurus; aktivitas serta manfaat tiap cabang bagi warga masih harus diwujudkan setelahnya.
Pengurus diminta menghidupkan cabang
Ketua PDM Bone Andi Haedar meminta pimpinan yang dilantik menjalankan amanah organisasi berpedoman pada Al-Qur'an dan Sunnah. Menurutnya, penambahan struktur harus diikuti gerakan dakwah dan pelayanan yang terasa oleh masyarakat, bukan berhenti pada urusan administrasi.
Andi Haedar juga mengingatkan agar perbedaan praktik keagamaan tidak menjauhkan warga Muhammadiyah dari kelompok masyarakat lain. βIslam itu mudah dan tidak susah,β katanya. Ia mengharapkan dakwah cabang berlangsung bijaksana dan tidak mengedepankan sikap saling menyalahkan.
PDM Bone menempatkan cabang sebagai penghubung antara pimpinan daerah, ranting, dan warga. Melalui kepengurusan baru tersebut, organisasi berencana menggerakkan pembinaan, pendidikan, kegiatan sosial, dan layanan masyarakat sesuai kebutuhan wilayah masing-masing. Rencana itu belum menjadi hasil pelayanan publik yang terukur dalam laporan sumber.
Pelantikan ini berlangsung saat PDM Bone juga mendorong pembenahan data organisasi melalui aplikasi SatuMu. Penguatan administrasi diharapkan membantu cabang dan ranting bekerja lebih aktif. Tantangan berikutnya ialah memastikan 22 kepengurusan yang telah dilantik menjalankan program nyata di wilayahnya.
Sumber: Khittah.co
Artikel ini dipublikasikan di muhammadiyahsulsel.or.id. Bagikan untuk menyebarkan kebaikan.





