Lazismu Makassar Salurkan Logistik untuk Korban Kebakaran Sabutung

MUHAMMADIYAH SULSEL, MAKASSAR - Lazismu Kota Makassar menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak kebakaran di Jalan Sabutung Baru, Kelurahan Cambayya, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar, Rabu, 3 Juni 2026.
Penyaluran bantuan dilakukan setelah kebakaran pada Senin, 1 Juni 2026, menghanguskan empat rumah warga. Peristiwa itu membuat sejumlah keluarga kehilangan tempat tinggal dan barang-barang kebutuhan harian. Di lokasi, sebagian penyintas masih berupaya menata kebutuhan dasar setelah rumah mereka rusak berat.
Lazismu Makassar bergerak bersama Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC). Keduanya melakukan pendataan lapangan dan mendistribusikan bantuan kepada keluarga yang paling membutuhkan. Wakil Ketua PCM Ujung Tanah, Ikhwan Muin, menyampaikan bahwa bantuan diarahkan kepada lima kepala keluarga korban kebakaran.
Bantuan yang dibawa Lazismu Makassar mencakup selimut, perlengkapan mandi, dan alat tulis untuk anak-anak sekolah yang terdampak. Paket tersebut disusun untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga penyintas sekaligus memastikan anak-anak tetap dapat melanjutkan aktivitas belajar meski sedang menghadapi masa darurat.
Perwakilan Lazismu Makassar, Muhammad Imaduddin, menjelaskan bahwa bantuan itu merupakan amanah para muzakki, munfik, dan mudhohi yang disalurkan melalui lembaga zakat Muhammadiyah. Ia menegaskan bahwa bantuan tidak hanya berfokus pada kebutuhan fisik orang dewasa, tetapi juga memperhatikan kebutuhan pendidikan anak.
Selain kebutuhan harian, Lazismu Makassar menyalurkan Qurban Rendangmu. Produk olahan daging kurban kemasan ini dipilih karena lebih praktis digunakan dalam situasi pascabencana. Bagi keluarga yang belum memiliki dapur memadai, bantuan pangan siap olah seperti ini membantu menjaga asupan gizi selama masa pemulihan.
Salah seorang penyintas, Siti Nuriati, menggambarkan beratnya kondisi setelah kebakaran. Rumah yang menjadi tempat tinggalnya rusak parah, sementara pakaian, tempat tidur, dan peralatan rumah tangga ikut terbakar. Kondisi ini membuat dukungan logistik darurat menjadi kebutuhan yang mendesak.
Wakil Ketua PDM Kota Makassar, KH Sudirman, S.Ag., menyatakan bahwa aksi kemanusiaan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial Muhammadiyah. Menurutnya, organisasi keagamaan perlu hadir dalam situasi nyata yang dihadapi masyarakat, termasuk saat warga kehilangan tempat tinggal akibat bencana.
Sudirman juga mengajak masyarakat luas ikut membantu proses pemulihan para korban melalui kanal donasi resmi Lazismu Makassar. Bantuan publik dinilai penting karena kebutuhan penyintas tidak selesai dalam satu hari. Setelah bantuan darurat, warga masih memerlukan dukungan untuk memulihkan kehidupan keluarga, pendidikan anak, dan tempat tinggal.
Aksi Lazismu Makassar dan MDMC di Sabutung Baru memperlihatkan pola respons cepat Persyarikatan dalam situasi kebencanaan. Kolaborasi lembaga zakat, relawan kebencanaan, PCM setempat, dan PDM menjadi jalur pelayanan yang langsung menyentuh warga terdampak.




