Kuliah Tamu Internasional FT Unismuh Bahas Sistem Kesehatan Cerdas Berbasis IoT

MUHAMMADIYAHSULSEL.OR.ID - MAKASSAR, Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar menghadirkan akademisi Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM), Dr Nur Ilyani Binti Ramli, dalam International Guest Lecture KULTUM ke-33 pada Selasa, 4 Agustus 2026. Kuliah tamu ini membahas pemanfaatan Internet of Things (IoT) untuk sistem pemantauan kesehatan cerdas.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian PANRITA ke-14 Universitas Muhammadiyah Makassar. Melalui forum ini, Fakultas Teknik tidak hanya memperkenalkan tema teknologi mutakhir kepada mahasiswa dan dosen, tetapi juga membuka ruang kolaborasi akademik yang lebih luas dengan mitra luar negeri.
Dalam presentasinya yang berjudul "IoT-Based Electronic Systems for Smart Healthcare Monitoring", Nur Ilyani menjelaskan bahwa IoT memungkinkan perangkat elektronik kesehatan terhubung melalui sensor dan sistem komunikasi data secara waktu nyata. Skema ini membuat data kesehatan pasien dapat dipantau secara lebih cepat, terukur, dan berkelanjutan.
Menurutnya, integrasi perangkat, jaringan komunikasi, dan sistem digital dapat membantu tenaga medis memperoleh informasi yang lebih cepat untuk mendukung pengambilan keputusan. Pemanfaatan sensor dalam pemantauan kesehatan juga berpotensi meningkatkan efektivitas layanan karena proses pengumpulan data berlangsung lebih otomatis dan konsisten.
Namun, ia mengingatkan bahwa pengembangan sistem seperti ini tidak bisa dilepaskan dari isu keamanan dan kerahasiaan data pasien. Semakin besar volume data yang ditransmisikan dan diolah secara digital, semakin penting pula perlindungan terhadap privasi pengguna dan tata kelola data yang bertanggung jawab.
Dekan Fakultas Teknik Unismuh Makassar, Ir Muhammad Syafaat S. Kuba, MT, mengatakan kerja sama dengan perguruan tinggi luar negeri diperlukan untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia dan memperluas jejaring akademik internasional. Ia memandang kolaborasi seperti ini sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian.
Diskusi yang dipandu Dr Andi Abdul Halik Lateko Tj. berlangsung aktif dengan partisipasi dosen dan mahasiswa. Berbagai pertanyaan diarahkan pada isu penerapan IoT dalam layanan kesehatan, integrasi kecerdasan buatan, pengamanan data, dan peluang riset bersama antara Indonesia dan Malaysia.
Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Kerja Sama Fakultas Teknik Unismuh, Dr Ir Ar Irnawaty Idrus, menegaskan bahwa kuliah tamu internasional tersebut merupakan bagian dari kontribusi fakultas dalam mendukung agenda internasionalisasi universitas. Bagi fakultas, kegiatan ini harus ditindaklanjuti dengan kerja sama yang lebih konkret.
Ia menyebut peluang itu dapat diarahkan ke penelitian dan publikasi bersama, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta program profesor tamu. Dengan pola seperti ini, kuliah tamu tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi menjadi pintu masuk bagi penguatan mutu akademik secara lebih terukur.
Tema smart healthcare berbasis IoT juga dinilai relevan dengan sejumlah Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama tujuan tentang kehidupan sehat dan sejahtera, pendidikan berkualitas, industri dan inovasi, serta kemitraan. Kaitan ini memperlihatkan bahwa pengembangan teknologi kesehatan tidak berdiri sendiri, tetapi berkaitan dengan agenda pembangunan yang lebih luas.
Bagi mahasiswa dan dosen Fakultas Teknik Unismuh, forum ini menjadi ruang penting untuk mengikuti perkembangan teknologi global sekaligus memahami tantangan etik dan teknis yang menyertainya. Kehadiran narasumber dari UTHM juga memperkuat posisi Unismuh dalam membangun jaringan internasional yang dapat menopang inovasi dan riset di bidang teknik dan kesehatan digital.
Sumber: Khittah.co
Artikel ini dipublikasikan di muhammadiyahsulsel.or.id. Bagikan untuk menyebarkan kebaikan.





