Kapolrestabes Makassar Dukung Jalan Sehat FKLA untuk Perkuat Harmoni Kemanusiaan

MUHAMMADIYAHSULSEL.OR.ID - MAKASSAR, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana menerima audiensi Forum Kemanusiaan Lintas Agama di Mapolrestabes Makassar pada Senin, 6 Juli 2026. Pertemuan itu membahas dukungan kepolisian terhadap Gerak Jalan Sehat Anti Mager Harmoni Kemanusiaan yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 8 Agustus 2026, di Makassar.
Audiensi dipimpin Ketua Forum Kemanusiaan Lintas Agama Prof Mustari Bosra bersama Ketua Panitia Dr Hadisaputra dan tim kerja panitia. Ketua Pemuda Katolik Sulawesi Selatan Erika Tansil juga hadir dalam pertemuan tersebut. Di hadapan rombongan, Arya Perdana menegaskan bahwa semangat yang dibawa forum itu sejalan dengan tugas kepolisian dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan masyarakat.
Bagi Kapolrestabes, kegiatan lintas agama seperti jalan sehat ini tidak berhenti pada aspek olahraga bersama. Ia menilai agenda tersebut juga dapat menjadi ruang perjumpaan sosial yang mempertemukan warga dari latar belakang berbeda dalam suasana terbuka, tertib, dan penuh kebersamaan. Karena itu, inisiatif FKLA dinilai relevan untuk memperkuat kohesi sosial di tengah masyarakat perkotaan yang majemuk.
Dalam audiensi itu, panitia menyampaikan sejumlah kebutuhan pendukung, mulai dari izin keramaian, partisipasi unsur kepolisian, hingga dukungan untuk menyukseskan kegiatan. Jajaran Polrestabes Makassar disebut merespons positif permohonan tersebut dan menyatakan kesiapan memberi dukungan sesuai kebutuhan teknis di lapangan.
Prof Mustari Bosra menjelaskan bahwa jalan sehat ini dirancang sebagai ruang perjumpaan warga lintas agama, lintas komunitas, dan lintas generasi. Menurut dia, kegiatan sederhana yang terbuka bagi publik justru bisa menjadi medium efektif untuk menumbuhkan rasa saling mengenal, membangun kepercayaan sosial, dan merawat harmoni kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari.
Dr Hadisaputra menambahkan, dukungan Kapolrestabes memberi dorongan penting bagi panitia untuk mematangkan pelaksanaan acara. Ia menilai dukungan kepolisian bukan hanya menyangkut aspek pengamanan, tetapi juga memperkuat pesan bahwa harmoni kemanusiaan merupakan kepentingan bersama seluruh elemen masyarakat, bukan agenda satu kelompok tertentu.
Panitia juga menyampaikan harapan agar unsur kepolisian dapat ikut berpartisipasi sebagai peserta jalan sehat. Ruang kolaborasi ini dibuka agar kegiatan berlangsung lebih meriah, tertib, dan mampu menjangkau lebih banyak warga. Semangat yang dibangun bukan sekadar seremonial, melainkan upaya memperluas budaya hidup sehat sekaligus mempererat persaudaraan sipil.
Gerak Jalan Sehat Anti Mager Harmoni Kemanusiaan akan digelar dengan titik start dan finis di depan Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar. Kegiatan tersebut diinisiasi FKLA Sulawesi Selatan bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan dibuka gratis untuk masyarakat umum.
Melalui agenda ini, FKLA ingin menghadirkan kegiatan publik yang menyatukan nilai kesehatan, persaudaraan, dan kepedulian sosial. Dengan dukungan pemerintah daerah dan kepolisian, panitia berharap jalan sehat tersebut menjadi momentum bersama untuk meneguhkan harmoni lintas agama sekaligus memperkuat pembangunan sosial yang inklusif di Sulawesi Selatan.
Sumber: Khittah.co
Artikel ini dipublikasikan di muhammadiyahsulsel.or.id. Bagikan untuk menyebarkan kebaikan.





