FKIP Unismuh Dorong Calon Guru Adaptif Lewat Kuliah Tamu PGSD

KHITTAH.CO, MAKASSAR - Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Makassar menggelar Kuliah Tamu dan Pemutaran Film Edukatif 2026 untuk mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Kelas D dan E Angkatan 2024. Kegiatan yang berlangsung di Ruang I-GIFt Lantai 2 Gedung Iqra Unismuh Makassar pada Senin, 29 Juni 2026, ini diarahkan untuk memperkuat kesiapan mahasiswa sebagai calon guru sekolah dasar yang adaptif, profesional, dan mampu membaca perubahan kebijakan pendidikan.
Forum akademik tersebut mengangkat tema "Sinergi Administrasi dan Supervisi Modern: Penguatan Kapasitas Profesional Guru untuk Mewujudkan Keberlanjutan Pendidikan Sekolah Dasar". Tema itu dipilih untuk menekankan bahwa guru sekolah dasar tidak cukup hanya menguasai teknik mengajar, tetapi juga harus memahami administrasi pendidikan, supervisi akademik, serta dinamika tata kelola sekolah yang terus berubah.
Rektor Unismuh Makassar, Dr. Ir. Abd. Rakhim Nanda, S.T., M.T., IPU, dalam arahannya menegaskan perguruan tinggi harus terus memperbarui kurikulum agar tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja. Menurutnya, perubahan kebijakan pendidikan, termasuk munculnya program-program baru di tingkat nasional, harus dibaca sebagai sinyal bahwa program studi wajib lebih lincah menyiapkan lulusan yang sesuai kebutuhan lapangan.
Ia menilai tantangan pendidikan saat ini tidak hanya berkaitan dengan capaian akademik, tetapi juga kemampuan lulusan beradaptasi terhadap perubahan teknologi, kebijakan, dan kebutuhan sosial. Karena itu, kampus didorong untuk tidak berhenti pada pembentukan kompetensi teoritis, melainkan ikut menyiapkan sumber daya manusia yang siap bekerja, responsif, dan mampu mengambil peran dalam pembaruan pendidikan dasar.
Dekan FKIP Unismuh Makassar, Dr. H. Baharullah, S.Pd., M.Pd., menyebut PGSD memegang posisi strategis karena sekolah dasar merupakan fondasi pembentukan karakter, literasi, numerasi, dan kemampuan dasar peserta didik. Ia menekankan bahwa guru masa depan harus memiliki kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional secara seimbang, lalu terus belajar agar tidak tertinggal oleh laju transformasi digital.
Menurut Baharullah, pembahasan tentang administrasi pendidikan dan supervisi modern tidak bisa lagi dipandang sebagai urusan administratif semata. Keduanya merupakan instrumen penting untuk menjaga mutu pembelajaran, memastikan proses pendidikan berjalan tertib, dan membantu guru membangun budaya sekolah yang efektif sejak tingkat dasar.
Kuliah tamu ini menghadirkan tiga narasumber, yakni Kepala Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan Sulawesi Selatan Dr. Arman Agung, M.Pd., Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Achi Solaeman, S.STP., M.Si., serta Kepala SDN Percontohan PAM Burhanuddin Talib, S.Pd., M.Pd. Ketiganya memaparkan strategi peningkatan profesionalisme guru melalui penguatan administrasi pendidikan, supervisi akademik, dan praktik baik pengelolaan sekolah dasar.
Para narasumber juga menekankan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan sekolah dalam menyiapkan calon guru yang siap menghadapi perubahan. Bagi mahasiswa PGSD, paparan tersebut memberi gambaran konkret tentang kebutuhan dunia sekolah sekaligus standar profesional yang harus dipenuhi ketika kelak memasuki ruang kelas sebagai pendidik.
Selain sesi kuliah tamu, panitia menyelenggarakan pemutaran film edukatif sebagai media refleksi pembelajaran. Melalui pendekatan ini, mahasiswa diajak menghubungkan teori yang dipelajari di kampus dengan situasi nyata yang dihadapi guru di lapangan, mulai dari tantangan administrasi, pengelolaan kelas, hingga kebutuhan membangun pembelajaran yang relevan bagi murid.
Kegiatan ini menegaskan ikhtiar FKIP Unismuh Makassar untuk menyiapkan calon guru sekolah dasar yang tidak hanya memahami teori pendidikan, tetapi juga memiliki kepekaan profesional, kemampuan adaptasi, dan kesiapan menghadapi perubahan zaman. Bagi program studi PGSD, forum semacam ini menjadi bagian penting dari pembentukan lulusan yang siap mengabdi di sekolah sekaligus berkontribusi pada peningkatan mutu pendidikan dasar.
Sumber: Khittah.co
Artikel ini dipublikasikan di muhammadiyahsulsel.or.id. Bagikan untuk menyebarkan kebaikan.





