Mahasiswa Teknik Elektro Unismuh Makassar Tingkatkan Literasi Digital Siswa di Thailand

KHITTAH.CO, MAKASSAR - Ayu Andini, mahasiswa Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, memimpin sebuah workshop telekomunikasi dan internet di Darul Hikmah School, Narathiwat, Thailand Selatan. Kegiatan bertajuk "Technology That Connects the World" ini merupakan bagian dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional dan berlangsung pada Selasa, 30 Juni 2026.
Workshop ini dirancang untuk meningkatkan literasi digital para siswa melalui pengenalan konsep dasar telekomunikasi dan internet, yang menjadi fondasi utama berbagai teknologi komunikasi modern.
Pendekatan interaktif diterapkan sepanjang workshop, memadukan pemaparan materi, visualisasi sistem telekomunikasi, sesi diskusi, serta kuis edukatif. Metode ini bertujuan agar siswa tidak hanya memahami prinsip dasar teknologi komunikasi digital secara sederhana, tetapi juga aktif berpartisipasi.
Ayu Andini menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan kontribusi mahasiswa Teknik Elektro Unismuh dalam memperluas wawasan generasi muda tentang perkembangan teknologi digital. Ia menekankan pentingnya penguasaan konsep dasar telekomunikasi sebagai bekal agar siswa dapat menjadi pengguna teknologi yang cerdas dan memahami mekanisme di baliknya.
"Melalui workshop ini, kami ingin memperkenalkan dasar-dasar telekomunikasi dan internet kepada siswa agar mereka tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga memahami bagaimana teknologi tersebut bekerja dan memberikan manfaat bagi kehidupan manusia," ujar Ayu.
Dalam sesi awal, Ayu memperkenalkan telekomunikasi sebagai teknologi yang memfasilitasi pengiriman dan penerimaan informasi dalam berbagai format, seperti suara, teks, gambar, video, dan data digital. Ia juga menyajikan contoh-contoh relevan dalam kehidupan sehari-hari siswa, mulai dari aplikasi pesan instan hingga platform media sosial dan pembelajaran daring.
"Teknologi telekomunikasi hadir dalam hampir seluruh aktivitas komunikasi masyarakat saat ini. Karena itu, penting bagi siswa memahami bahwa setiap aplikasi digital memiliki sistem komunikasi yang saling terhubung," tambahnya.
Selain penjelasan konseptual, Ayu menguraikan komponen utama sistem telekomunikasi, yaitu pengirim (sender), media transmisi, dan penerima (receiver). Ilustrasi sederhana digunakan untuk membantu siswa memahami bagaimana informasi bergerak antarperangkat melalui jaringan komunikasi.
Sesi berikutnya membahas mekanisme kerja internet, dari proses pengiriman data dari telepon pintar ke Base Transceiver Station (BTS), diteruskan melalui jaringan internet ke server, hingga kembali ke perangkat pengguna. Ayu turut menjelaskan fungsi BTS sebagai penghubung perangkat dengan jaringan seluler dan peran server dalam menyimpan serta mengelola data digital.
"Memahami cara kerja internet akan membuat siswa lebih bijak dalam menggunakan teknologi sekaligus menyadari bahwa setiap proses komunikasi digital melibatkan sistem yang kompleks," tuturnya.
Antusiasme peserta terlihat jelas selama sesi tanya jawab dan kuis interaktif. Sejumlah siswa aktif mengajukan pertanyaan seputar proses komunikasi digital dan berhasil menjawab berbagai pertanyaan evaluasi setelah materi disampaikan.
Menurut Ayu, respons aktif peserta membuktikan efektivitas metode pembelajaran interaktif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi teknis. Pendekatan visual dan diskusi dinilai sangat membantu pelajar dalam memahami konsep telekomunikasi secara lebih mudah dan aplikatif.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari implementasi pengabdian mahasiswa melalui program KKN Internasional. Selain memperluas wawasan teknologi siswa, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat hubungan pendidikan antara Indonesia dan Thailand melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman.
Workshop diakhiri dengan sesi foto bersama antara mahasiswa KKN Internasional Unismuh Makassar dan siswa Darul Hikmah School. Melalui inisiatif ini, Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Unismuh Makassar berkomitmen untuk terus mengembangkan kolaborasi pendidikan lintas negara serta memperkuat upaya peningkatan literasi digital bagi generasi muda di tingkat internasional.
Sumber: Khittah.co
Artikel ini dipublikasikan di muhammadiyahsulsel.or.id. Bagikan untuk menyebarkan kebaikan.





