Dua Perwakilan MPI PWM Sulsel Ikuti ASM Batch II, Siapkan Penerbitan Buku Sejarah

MUHAMMADIYAHSULSEL.OR.ID, SURABAYA - Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PWM Sulawesi Selatan menyiapkan penerbitan sejumlah buku pada 2026, termasuk Hikajat Sjeich Joesoep tentang Syekh Yusuf al-Makassari karya H. Andi Sewang Daeng Muntu. Naskah tersebut diperkirakan ditulis sekitar 1932 dan kini tersimpan dalam koleksi A.A. Cense di Leiden University Libraries dengan nomor D Or. 545-218.
Rencana itu disampaikan Koordinator Bidang Kepustakaan, Kearsipan, dan Penerbitan MPI PWM Sulsel, Muh Ihsan Harahap, di sela Akademi Sejarah Muhammadiyah (ASM) Batch II di Surabaya. Pelatihan yang diselenggarakan MPI PP Muhammadiyah bersama Lazismu tersebut berlangsung pada 7-11 Agustus 2026 dan diikuti 25 peserta dari berbagai wilayah.
Ia mengikuti kegiatan bersama Bendahara MPI PWM Sulsel, Abd Haris Zainuddin. Keduanya menjadi perwakilan Sulawesi Selatan dalam forum tersebut.
"Dalam rencana kami, MPI PWM Sulsel akan menerbitkan beberapa buku tahun ini. Salah satunya Hikajat Sjeich Joesoep karya H. Andi Sewang Daeng Muntu tentang Syekh Yusuf al-Makassari. Selain itu, ada beberapa naskah lain yang sedang kami siapkan," ujarnya.
H. Andi Sewang Daeng Muntu (1903-1968) merupakan perintis dan pemimpin Muhammadiyah di Sulawesi Selatan. Ia menjadi ketua pertama Groep Muhammadiyah Labakkang ketika kelompok itu diresmikan pada 9 Oktober 1927, kemudian memimpin Muhammadiyah Sulawesi Selatan sebagai Consoel Moehammadijah Celebes Selatan pada 1938-1957. Ia juga dikenal sebagai penulis, orator, dan penggerak pendidikan.
Berdasarkan pembacaan perwakilan MPI PWM Sulsel tersebut atas Hikajat Sjeich Joesoep, Daeng Muntu menempatkan dirinya dalam garis keturunan Syekh Yusuf al-Makassari. Pertalian keluarga itu memberi konteks penting terhadap penulisan riwayat sang ulama dalam naskah tersebut.
Dalam rangkaian belajar ASM Batch II, para peserta dijadwalkan mengikuti materi penulisan sejarah, pengelolaan dokumentasi, pembacaan situs, dan penyusunan rencana kerja tindak lanjut. Bagi delegasi MPI PWM Sulsel, program itu berkaitan langsung dengan bidang kepustakaan, kearsipan, dan penerbitan yang mereka kelola.
Agenda penerbitan tersebut ditopang oleh Penerbit Khittah yang didirikan MPI PWM Sulsel pada awal 2026. Sebelumnya, majelis ini telah beberapa tahun mengelola Khittah.co, portal yang memberitakan kegiatan Muhammadiyah dan amal usahanya di Sulawesi Selatan.
Artikel ini dipublikasikan di muhammadiyahsulsel.or.id. Bagikan untuk menyebarkan kebaikan.





