KKN-Dik Unismuh Gelar Tujuh Pertemuan Bimbel di SDN 15 Barru

MUHAMMADIYAHSULSEL.OR.ID, BARRU - Mahasiswa KKN-Dik Universitas Muhammadiyah Makassar telah menggelar tujuh pertemuan bimbingan belajar Coppo Smart Kids di SDN 15 Barru hingga pertengahan September 2026. Layanan belajar tambahan tersebut menjangkau sekitar 35 siswa dalam kelas Bahasa Inggris dan 10 siswa dalam kelas membaca, menulis, dan berhitung atau Calistung.
Program dimulai pada 27 Agustus 2026 dan dirancang berlangsung selama 10 pertemuan. Kegiatan dijadwalkan setiap Kamis dan Sabtu pukul 16.00 Wita, dengan evaluasi pada pertemuan kelima dan kesepuluh untuk melihat perkembangan peserta serta kebutuhan pendampingan selanjutnya.
Pembelajaran dibagi menurut jenjang siswa. Anak kelas 1 dan 2 mengikuti Calistung, sedangkan siswa kelas 3 hingga 6 mendapat bimbingan Bahasa Inggris. Pembagian ini memungkinkan mahasiswa menyesuaikan materi dengan kemampuan dan kebutuhan peserta.
Lima mahasiswa mendampingi kelas Bahasa Inggris. Mereka menggunakan permainan, nyanyian, dan latihan mendengar serta mengulang ucapan untuk mengenalkan kosakata dan mendorong keberanian berbicara. Siswa yang aktif menjawab pertanyaan atau mengikuti kegiatan mendapat apresiasi dari pendamping.
Hafizha Nurfitri, siswa kelas 4, mengaku menyukai suasana bimbingan belajar. βKami suka ikut bimbel karena kakak-kakak KKN baik semua, asik dan suka ajak kami tiktokan,β ungkapnya.
Laporan kegiatan juga mencatat perubahan keberanian salah seorang siswa kelas 4, Ibnu Giyan Giyatsa. Pada awalnya ia malu ketika diajak berbicara dalam Bahasa Inggris. Setelah mengikuti pendampingan, ia lebih aktif berkomunikasi, termasuk menghampiri mahasiswa di luar kelas untuk menggunakan Bahasa Inggris.
Pengalaman tersebut merupakan pengamatan terhadap seorang peserta. Hasil evaluasi kemampuan seluruh siswa belum dirinci dalam laporan kegiatan, sementara tiga dari 10 pertemuan masih tersisa.
Di kelas Calistung, sembilan mahasiswa mendampingi sekitar 10 siswa. Kemampuan peserta dalam mengenali huruf, membaca, menulis, dan berhitung masih beragam sehingga pendampingan dilakukan lebih dekat. Lagu pengenalan huruf vokal, misalnya, digunakan untuk membantu siswa yang masih kesulitan mengenali abjad.
Kepala SDN 15 Barru, Hasnawati Dahrang, mendukung pelaksanaan program dan menyediakan fasilitas sekolah, termasuk televisi untuk pembelajaran. Ia memberi ruang kepada mahasiswa untuk menjalankan kegiatan yang bermanfaat bagi siswa.
Mahasiswa menyesuaikan metode mengajar dengan kondisi peserta selama pendampingan berlangsung. Anak yang mudah kehilangan fokus diajak mengikuti aktivitas interaktif, sedangkan peserta yang belum memahami materi mendapat pengulangan serta pendampingan lebih intensif.
Coppo Smart Kids menyediakan kesempatan belajar tambahan di luar kegiatan kelas bagi siswa SDN 15 Barru. Pertemuan yang tersisa akan melanjutkan pendampingan literasi, numerasi, dan Bahasa Inggris sesuai rancangan program.
Sumber: Khittah.co
Artikel ini dipublikasikan di muhammadiyahsulsel.or.id. Bagikan untuk menyebarkan kebaikan.





