Dr Sahabuddin Nanda, Dosen Unismuh Makassar, Nahkodai ASPAPI Sulselbar 2026-2030

MUHAMMADIYAH SULSEL, MAKASSAR - Dr Sahabuddin Nanda, S.E., M.M., yang menjabat sebagai Direktur Direktorat Sumber Daya, Keuangan, dan Aset (SDKA) Universitas Muhammadiyah Makassar, kini resmi memimpin Asosiasi Sarjana dan Praktisi Administrasi Perkantoran Indonesia (ASPAPI) Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Ia akan mengemban amanah sebagai ketua untuk periode 2026-2030.
Selain perannya di direktorat, Sahabuddin juga dikenal sebagai dosen di Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unismuh Makassar. Keterpilihannya terjadi dalam Musyawarah Daerah (Musda) II ASPAPI Sulselbar yang diselenggarakan di Hotel Vasaka, Makassar, pada Sabtu, 9 Mei 2026.
Dalam proses pemilihan yang ketat, Dr Sahabuddin Nanda berhasil meraih 79 suara. Angka ini mengungguli dua kandidat lainnya, Dr Jamaluddin, M.Pd., yang memperoleh 16 suara, serta Dr Nasaruddin, M.Pd., dengan 11 suara. Satu suara pada pemilihan tersebut dinyatakan batal.
Musda II ASPAPI Sulselbar secara resmi dibuka oleh Ketua Umum ASPAPI Pusat, Dr Rasto, M.Pd., melalui sambutan daring. Dalam kesempatan tersebut, Dr Rasto menekankan urgensi penguatan organisasi. Menurutnya, ASPAPI harus menjadi wadah sinergi yang efektif antara akademisi dan praktisi di bidang administrasi perkantoran. Ia juga menyoroti pentingnya peran ASPAPI dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sejalan dengan dinamika kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.
Acara penting ini turut dihadiri oleh Sekretaris Jenderal ASPAPI Pusat, Muh Darwis, M.Pd., QPOA., CESP., yang memberikan dukungan terhadap konsolidasi dan pengembangan organisasi di tingkat daerah. Sementara itu, Prof Dr Risma Niswaty, Ketua ASPAPI Sulselbar periode sebelumnya (2022-2026), menyampaikan apresiasi atas kerja sama seluruh pengurus dan anggota. Ia berharap Musda II ini menjadi momentum krusial untuk evaluasi dan regenerasi kepemimpinan.
Keterpilihan Dr Sahabuddin Nanda diharapkan dapat membawa ASPAPI Sulselbar menuju organisasi yang lebih solid dan profesional. Di bawah kepemimpinannya, asosiasi ini diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan pendidikan, penelitian, serta praktik administrasi perkantoran di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Musda II tidak hanya menjadi ajang pemilihan ketua, tetapi juga forum strategis untuk konsolidasi, perumusan program kerja, dan adaptasi organisasi terhadap tantangan zaman.




