Universitas Muhammadiyah Enrekang Perkuat Karakter Mahasiswa Melalui Baitul Arqam

MUHAMMADIYAHSULSEL.OR.ID - ENREKANG, Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN) baru-baru ini menyelenggarakan kegiatan Baitul Arqam untuk 117 mahasiswa angkatan 2023. Program pembinaan Al Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) ini berlangsung selama dua hari, pada Sabtu dan Ahad, 11-12 Juli 2026, di Kampus I UNIMEN, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 17, Enrekang. Inisiatif ini bertujuan membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter Islami, integritas tinggi, dan jiwa kepemimpinan yang kuat.
Lembaga Pengembangan dan Pengamalan Al Islam dan Kemuhammadiyahan (LP2AIK) UNIMEN bertindak sebagai penyelenggara kegiatan ini, melibatkan mahasiswa dari berbagai program studi. Selama Baitul Arqam, peserta menerima materi komprehensif yang mencakup penguatan akidah, tata cara ibadah, pemahaman Kemuhammadiyahan, prinsip-prinsip kepemimpinan, hingga pembentukan karakter. Materi-materi tersebut merupakan bagian integral dari proses kaderisasi di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah-'Aisyiyah (PTMA). Ahmad Dahlan Muchtar, Kepala LP2AIK UNIMEN, menjelaskan bahwa Baitul Arqam adalah agenda strategis kampus. "Tujuan utama Baitul Arqam adalah menguatkan komitmen Kemuhammadiyahan mahasiswa. Kami ingin membentuk pribadi yang beriman, berilmu, berakhlak mulia, serta mampu mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan pribadi, akademik, dan sosial," tegas Dahlan.
Dahlan menambahkan, peran perguruan tinggi tidak terbatas pada menghasilkan lulusan dengan kompetensi akademik semata. Kampus juga mengemban tanggung jawab untuk membentuk generasi yang berintegritas, memiliki kepedulian sosial, dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat. Oleh karena itu, pembinaan AIK menjadi elemen krusial dalam proses pendidikan di UNIMEN. Melalui Baitul Arqam, mahasiswa didorong untuk mengembangkan keseimbangan antara kecerdasan intelektual, emosional, spiritual, dan sosial, sebagai bekal penting dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Keseimbangan tersebut, menurut Dahlan, akan melahirkan lulusan yang tidak hanya siap bersaing di dunia profesional, tetapi juga mampu berperan sebagai agen perubahan yang membawa manfaat bagi masyarakat. Ia berharap nilai-nilai yang diperoleh selama kegiatan ini tidak hanya berhenti sebagai materi pelatihan, melainkan menjadi pedoman yang terinternalisasi dalam kehidupan sehari-hari mahasiswa. "Kami berharap Baitul Arqam melahirkan generasi mahasiswa yang memiliki komitmen kuat terhadap nilai-nilai Al Islam dan Kemuhammadiyahan. Pembinaan ini harus menjadi bekal yang terus diimplementasikan, bukan hanya selama kegiatan berlangsung," pungkas Dahlan.
Pelaksanaan Baitul Arqam ini dipandu oleh tim instruktur yang kompeten. Mereka adalah Fahruddin Achmad sebagai Master of Training, Muh. Idham Haliq sebagai Vice Master of Training sekaligus sekretaris, Arif Efendi AS sebagai Imam Training, serta Sri Rosmiana, Dr. Elihami, dan Nur Syamsi El Zakaria Sima sebagai anggota instruktur.
Melalui kegiatan Baitul Arqam ini, UNIMEN menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki karakter kuat, integritas, jiwa kepemimpinan, serta semangat pengabdian yang selaras dengan nilai-nilai Al Islam dan Kemuhammadiyahan.
Sumber: Khittah.co
Artikel ini dipublikasikan di muhammadiyahsulsel.or.id. Bagikan untuk menyebarkan kebaikan.





