Unismuh Makassar Susun Program Strategis 2026, Perkuat Ekosistem Halal Indonesia Timur

MUHAMMADIYAH SULSEL, MAKASSAR - Halal Center Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar telah melaporkan rencana program kerja tahun 2026 kepada Wakil Rektor III Unismuh Makassar, Dr. Mawardi Pewangi. Rapat koordinasi ini berlangsung di Ruang Wakil Rektor III pada Senin, 15 Juni 2026. Dalam kesempatan tersebut, pengurus Halal Center juga menyampaikan perkembangan strategis, termasuk penunjukan Unismuh Makassar oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah sebagai pusat Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) Muhammadiyah untuk wilayah Indonesia Timur.
Ketua Halal Center Unismuh Makassar, Dr. Achmad AC, menjelaskan bahwa berbagai program prioritas telah disiapkan guna memperkuat ekosistem halal di kawasan timur Indonesia. Program-program tersebut mencakup pelatihan dan sertifikasi auditor halal, pendampingan sertifikasi halal bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), penguatan kerja sama dengan pemerintah daerah serta dunia usaha, dan pengembangan riset serta kajian akademik di bidang industri halal.
Salah satu program unggulan yang akan diperluas adalah pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha). Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan sertifikasi sesuai standar syariah dan ketentuan dalam Sistem Jaminan Produk Halal.
Di ranah akademik, Halal Center akan melibatkan mahasiswa dalam program pendampingan sertifikasi halal melalui berbagai skema pembelajaran. Ini termasuk magang, praktik lapangan, dan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Melalui keterlibatan ini, mahasiswa akan berkesempatan menjadi Pendamping Proses Produk Halal (P3H) sekaligus memperoleh pengalaman praktis di sektor industri halal.
Achmad AC menekankan bahwa kepercayaan dari PP Muhammadiyah kepada Unismuh Makassar sebagai pusat LPH Muhammadiyah Indonesia Timur adalah amanah besar yang harus dilaksanakan secara optimal. "Penunjukan ini menjadi momentum bagi Unismuh Makassar untuk memperkuat peran dalam mendukung implementasi kebijakan jaminan produk halal nasional, sekaligus memperluas layanan halal bagi masyarakat dan pelaku usaha di kawasan timur Indonesia," ujarnya. Ia menambahkan, Halal Center akan terus memperluas jejaring kemitraan dengan pemerintah, dunia usaha, organisasi masyarakat, dan institusi pendidikan demi mempercepat pengembangan ekosistem halal yang berkelanjutan.
Wakil Rektor III Unismuh Makassar, Dr. Mawardi Pewangi, menyambut baik laporan dan rencana kerja Halal Center. Ia menegaskan komitmen pimpinan universitas untuk mendukung program-program strategis yang telah dirancang, termasuk pengembangan Juleha, pendamping halal berbasis mahasiswa, dan penguatan fungsi LPH Muhammadiyah di Indonesia Timur. Menurut Mawardi, program-program ini selaras dengan peran perguruan tinggi Muhammadiyah dalam menjalankan fungsi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. "Keterlibatan mahasiswa dalam pendampingan halal merupakan bentuk pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja sekaligus mendukung perkembangan industri halal nasional," kata Mawardi.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh Ketua Halal Center Unismuh Makassar Achmad AC, Sekretaris Safri Haliding, Bendahara Jamaluddin, serta anggota Halal Center Auliah Andika Rukman dan Sulaiman. Melalui berbagai program yang telah disusun, Halal Center Unismuh Makassar optimistis dapat memperkuat posisinya sebagai pusat pengembangan halal di Indonesia Timur, sekaligus berkontribusi pada percepatan sertifikasi halal nasional melalui penguatan sumber daya manusia, pemberdayaan UMKM, dan kolaborasi akademik yang berkelanjutan.

