Unismuh Makassar Lantik Pejabat Baru, Tegaskan Komitmen pada I-GIFT dan Integritas

MUHAMMADIYAH SULSEL, MAKASSAR - Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar melaksanakan pelantikan sejumlah pejabat struktural baru dan penyerahan surat keputusan purna bakti kepada tenaga kependidikan pada Senin, 15 Juni 2026. Acara yang berlangsung di Teater I-GIFT, lantai 2 Gedung Menara Iqra Unismuh Makassar ini menandai momentum penting untuk meneguhkan amanah kepemimpinan, mengapresiasi pengabdian, serta mengarahkan transformasi kampus ke depan.
Rektor Unismuh Makassar, Dr. Abd Rakhim Nanda, dalam sambutannya mengingatkan bahwa jabatan di lingkungan perguruan tinggi bukanlah sekadar posisi administratif. "Jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan tanggung jawab, integritas, dan orientasi pelayanan," tegas Rakhim. Ia menambahkan, keberkahan kampus sangat bergantung pada keimanan dan ketakwaan seluruh warganya, sehingga amanah yang diemban harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh.
Sebelumnya, Rakhim juga menyampaikan penghargaan tinggi kepada tenaga kependidikan yang memasuki masa purna bakti. "Terima kasih atas seluruh pengabdian yang telah diberikan. Insya Allah setiap kebaikan yang ditorehkan selama bertugas akan menjadi amal yang bernilai di sisi Allah SWT," ucapnya. Mereka yang menerima surat keputusan purna bakti tahun 2026 adalah Murlina, S.H., dari KTU SMA dengan masa kerja 19 tahun 8 bulan; Drs. Nasrullah dari KTU FKIP dengan masa kerja 33 tahun 5 bulan; Syafaruddin dari RS PKU Muhammadiyah Unismuh Makassar dengan masa kerja 2 tahun 5 bulan; serta Harto Imayuddin, S.Pd., dari Kasubag Komdis dengan masa kerja 29 tahun 2 bulan.
Dalam arahannya, Rektor Rakhim menggarisbawahi tiga prinsip utama pengelolaan kampus yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur'an. Pertama, Unismuh harus berperan sebagai ansarullah atau penolong agama Allah, yaitu institusi yang membawa kemaslahatan dan kemajuan. Kedua, budaya keimanan dan ketakwaan wajib menjadi fondasi dalam setiap pengelolaan universitas. Ketiga, setiap elemen kampus harus memiliki kepedulian terhadap masa depan institusi, sesuai pesan Surah An-Nisa ayat 9.
Rakhim juga menekankan pentingnya penguatan identitas Unismuh melalui konsep I-GIFT, yang merupakan singkatan dari Green, Islamic, and Futuristic. Dalam aspek green campus, Unismuh telah mulai menerapkan sistem pengelolaan sampah terpadu, termasuk penyediaan lebih dari 100 tempat sampah pilah dan pembangunan pusat pengelolaan sampah kampus. Program ini diharapkan menjadikan Unismuh sebagai kampus percontohan pengelolaan lingkungan di Kota Makassar. Sementara itu, aspek futuristik diwujudkan melalui kemampuan kampus beradaptasi dengan perubahan, seperti uji coba kebijakan work from home untuk meningkatkan efisiensi operasional tanpa mengurangi mutu layanan. "Kita harus menjaga nama baik universitas ini. Setiap tindakan yang dilakukan warga kampus akan berdampak terhadap citra Unismuh dan Muhammadiyah di mata masyarakat," ujarnya.
Prof. Gagaring Pagalung, Ketua Badan Pembina Harian Unismuh Makassar, menjelaskan bahwa pelantikan pejabat struktural bukan sekadar perayaan kekuasaan atau kenaikan status sosial. Menurutnya, pelantikan adalah kontrak spiritual, moral, dan profesional yang mengikat setiap pejabat dalam menjalankan tugas. "Esensi pelantikan adalah amanah, keberlanjutan, dan transformasi pelayanan. Seorang pejabat bukan untuk dilayani, tetapi untuk memberikan pelayanan terbaik," kata Gagaring. Ia menambahkan, pergantian jabatan adalah bagian dari estafet kepemimpinan yang harus menjaga keberlanjutan program dan kinerja. Gagaring juga memberikan penghargaan kepada pegawai purna bakti, menyebutnya sebagai pencapaian pengabdian paripurna serta warisan nilai dan keteladanan. "Yang datang membawa harapan, yang pergi meninggalkan keteladanan. Itulah filosofi harmoni antara pelantikan dan purna bakti," pungkasnya.
Senada, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan, Prof. Ambo Asse, mengingatkan para pejabat yang baru dilantik untuk memaknai jabatan sebagai amanah yang kelak dipertanggungjawabkan, baik kepada institusi maupun kepada Allah SWT. Prof. Ambo Asse menekankan pentingnya memahami dan mengimplementasikan filosofi pengembangan Unismuh Makassar, serta bekerja serius dalam memajukan amal usaha Muhammadiyah. "Pelantikan adalah tanggung jawab. Ada amanah yang harus dijalankan dengan baik demi kemajuan Universitas Muhammadiyah Makassar," pesannya.
Adapun daftar pejabat yang dilantik meliputi: Dr. Abd Rahman sebagai Wakil Dekan IV Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (masa jabatan 2025-2029); Zakiah sebagai Sekretaris Gugus Kendali Mutu Fakultas Hukum; dr. Khairunnisa sebagai Sekretaris Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (masa jabatan 2025-2029); serta Sitti Fatimah sebagai Kepala Tata Usaha SMA Muhammadiyah 1 Unismuh Makassar.
Selain itu, Muhammad Irfan Basri dilantik sebagai Kepala Tata Usaha Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan; Abd Rahman BP sebagai Kepala Tata Usaha Maβhad Al-Birr; Nurul Athirah sebagai Kepala Tata Usaha Badan Pembina Harian Unismuh Makassar (masa jabatan 2025-2029); Wardah sebagai Ketua Divisi Edukasi dan Advokasi Lingkungan pada Lembaga Pusat Solusi Limbah Berkelanjutan; Sahlan sebagai Ketua Divisi Operasional dan Tata Kelola Limbah pada lembaga yang sama; serta Adriani sebagai pengelola Laboratorium Exacta pada Pusat Perencanaan, Pengelolaan, dan Pengembangan Laboratorium Terpadu Unismuh Makassar.

