UM Bulukumba Perkuat Komitmen Transformasi Pendidikan Nasional di Forum Unismuh Makassar

MUHAMMADIYAH SULSEL, MAKASSAR - Universitas Muhammadiyah Bulukumba (UM Bulukumba) menegaskan komitmennya dalam mendukung transformasi pendidikan tinggi nasional dengan menghadiri kegiatan "Stadium Generale" yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Makassar. Acara akademik ini berlangsung pada Sabtu, 20 Juni 2026, di Ruang Teater I-GIFt, Lantai 2 Gedung Iqra, Kampus Universitas Muhammadiyah Makassar.
Pelaksana Harian (PLH) Rektor UM Bulukumba, Dr. Hj. Andi Sumrah AP, M.Si., turut serta dalam forum penting ini. Stadium Generale menghadirkan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Prof. Dr. Fauzan, M.Pd., sebagai narasumber utama. Kegiatan ini juga dihadiri oleh para pimpinan Universitas Muhammadiyah Makassar serta pimpinan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan 'Aisyiyah (PTMA) se-Sulawesi Selatan.
Dalam paparannya, Prof. Fauzan menyoroti tantangan besar yang dihadapi perguruan tinggi di tengah laju perubahan sosial yang begitu cepat. Ia menekankan pentingnya kampus untuk senantiasa memahami dinamika masyarakat, kebutuhan mahasiswa, harapan orang tua, dan tuntutan dunia kerja agar tetap relevan.
"Mengembangkan pendidikan tinggi saat ini memang tidak mudah. Perguruan tinggi dituntut memahami betul dinamika sosial yang berkembang. Ada tiga persoalan penting yang harus terus kita jawab, yakni mutu, akses, dan relevansi," ujar Prof. Fauzan.
Lebih lanjut, Prof. Fauzan menjelaskan bahwa aspek relevansi menjadi krusial karena berkaitan langsung dengan kemampuan perguruan tinggi dalam menjawab kebutuhan zaman. Mahasiswa, katanya, menginginkan kompetensi yang spesifik dan aplikatif, kepastian memperoleh pekerjaan setelah lulus, koneksi dengan dunia industri, jejaring profesional, kurikulum yang relevan, serta kesempatan menyelesaikan studi tepat waktu. Harapan serupa juga datang dari para orang tua mahasiswa.
"Kalau kemudian ini menjadi keinginan dari orang tua dan keinginan mahasiswa, maka pertanyaannya adalah apakah proses pembelajaran atau tata kelola pendidikan tinggi yang kita kelola ini telah mampu menjawab persoalan-persoalan ini?" tegasnya, mendorong evaluasi mendalam terhadap sistem pendidikan yang ada.
Prof. Fauzan juga mengajak seluruh perguruan tinggi untuk terus memperkuat tata kelola, meningkatkan kualitas pembelajaran, mengembangkan riset dan inovasi, serta membangun kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Tujuannya adalah untuk menghasilkan lulusan yang memiliki daya saing dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, dunia usaha, dan dunia industri.
Menanggapi arahan tersebut, Pelaksana Harian Rektor UM Bulukumba, Dr. Hj. Andi Sumrah AP, M.Si., menyampaikan bahwa kehadiran institusinya merupakan wujud komitmen untuk terus mengikuti arah kebijakan pemerintah dalam pengembangan pendidikan tinggi.
"Kami menyambut baik berbagai arahan yang disampaikan oleh Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Penekanan pada mutu, akses, dan relevansi menjadi pengingat bagi seluruh perguruan tinggi untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan, memperkuat budaya akademik, serta memastikan lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan zaman," kata Andi Sumrah.
Ia menambahkan, UM Bulukumba secara konsisten berupaya mengimplementasikan kebijakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Upaya ini dilakukan melalui peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta perluasan kolaborasi dengan berbagai mitra strategis.
"Momentum Stadium Generale ini memberikan wawasan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus membangun tata kelola perguruan tinggi yang adaptif, inovatif, dan berdampak. UM Bulukumba berkomitmen mencetak lulusan yang unggul, berkarakter Islami, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan bangsa," pungkasnya.
Melalui partisipasi aktif dalam kegiatan ini, UM Bulukumba menegaskan kembali komitmennya untuk mendukung penuh transformasi pendidikan tinggi nasional. Hal ini diwujudkan melalui peningkatan mutu akademik, pengembangan sumber daya manusia, penguatan riset dan pengabdian kepada masyarakat, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan demi mewujudkan pendidikan tinggi yang berkualitas, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan masa depan.





