UIAD Sinjai Wisuda 239 Lulusan, Kopertais VIII Soroti Transformasi Kampus

MUHAMMADIYAHSULSEL.OR.ID, SINJAI - Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD) Sinjai mewisuda 239 lulusan sarjana dan magister dalam Rapat Senat Terbuka Luar Biasa Tahun Akademik 2025/2026 di Auditorium H.M. Amir Said, Kamis, 20 Agustus 2026. Prosesi ini menjadi penanda hasil konkret dari proses akademik satu tahun terakhir sekaligus ruang bagi kampus untuk menunjukkan capaian kelembagaan yang sedang dibangun di bawah Persyarikatan.
Seluruh wisudawan yang mengikuti prosesi tersebut dinyatakan telah menuntaskan tahapan akademik pada jenjang masing-masing. Di tingkat daerah, angka 239 lulusan memberi ukuran yang jelas tentang kontribusi UIAD Sinjai dalam menyiapkan sumber daya manusia baru untuk Kabupaten Sinjai dan wilayah sekitarnya, bukan hanya bagi dunia kerja, tetapi juga bagi kebutuhan dakwah, pendidikan, dan pengabdian sosial Muhammadiyah.
Momentum wisuda itu juga dihadiri unsur pemerintah daerah. Bupati Sinjai diwakili oleh Staf Ahli Bidang Sosial dan SDM, H. Sofyan Sabirin, S.Sos., M.M., sementara jajaran Forkopimda, DPRD, PDM Sinjai, PDA Sinjai, Badan Pembina Harian UIAD, mitra kerja sama, serta orang tua wisudawan ikut menyaksikan prosesi. Kehadiran unsur pemerintah dan Persyarikatan menunjukkan bahwa kelulusan mahasiswa dipandang terkait langsung dengan pembangunan kualitas masyarakat di daerah.
Sorotan utama datang dari Koordinator Kopertais Wilayah VIII, Prof. Hamdan, Ph.D., yang mengapresiasi perkembangan UIAD Sinjai sebagai perguruan tinggi swasta binaan Kementerian Agama. Penilaian itu penting karena disampaikan dalam forum resmi wisuda, ketika capaian kampus diuji bukan hanya lewat seremoni, tetapi lewat hasil kelembagaan yang bisa dilihat publik. Dalam laporan kampus yang disampaikan pada forum yang sama, Rektor UIAD Sinjai Dr. Suriati, M.Sos.I., menegaskan, "Kini UIAD telah terakreditasi Unggul oleh BAN-PT."
Capaian akreditasi institusi tersebut memperlihatkan bahwa transformasi UIAD Sinjai tidak berhenti pada pertumbuhan jumlah mahasiswa atau kegiatan seremoni akademik. Kampus juga melaporkan bahwa empat program studi sarjana telah meraih akreditasi Unggul, sementara program studi lain memperoleh predikat Baik Sekali. Bagi perguruan tinggi di bawah Persyarikatan di Sulawesi Selatan, perkembangan seperti ini memiliki dampak langsung pada kepercayaan publik, daya tarik calon mahasiswa, serta posisi kampus dalam membangun jejaring akademik dan sosial.
Rangkaian wisuda turut diisi orasi ilmiah dari Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah yang disampaikan Nurhadi, S.Sos., M.Si., Ph.D. Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan juga menyampaikan amanat melalui Dr. K.H. Mawardi Pewangi, M.Pd.I., yang menekankan pentingnya mengimplementasikan ilmu dan pengalaman kampus dalam kehidupan nyata. Pesan tersebut memperjelas bahwa wisuda di lingkungan Muhammadiyah tidak diposisikan sebagai garis akhir, melainkan pintu masuk menuju pengabdian yang terukur di tengah masyarakat.
Bagi UIAD Sinjai, prosesi ini memuat dua hasil sekaligus. Di satu sisi, kampus berhasil mengantarkan ratusan lulusan menyelesaikan pendidikan mereka. Di sisi lain, forum wisuda menjadi panggung untuk menegaskan bahwa transformasi mutu kampus, termasuk akreditasi Unggul dan penguatan program studi, sudah mulai menghasilkan legitimasi yang diakui pemangku kepentingan eksternal. Kombinasi keduanya membuat wisuda tahun ini relevan tidak hanya bagi para lulusan, tetapi juga bagi masa depan kelembagaan Muhammadiyah di Sinjai.
Sumber: Khittah.co
Artikel ini dipublikasikan di muhammadiyahsulsel.or.id. Bagikan untuk menyebarkan kebaikan.





