Siswi MA Muhammadiyah Datarang Raih Juara I Syarhil Quran di Iqra Fest Unismuh

MUHAMMADIYAHSULSEL.OR.ID - MAKASSAR, tiga siswi Madrasah Aliyah Muhammadiyah Datarang meraih Juara I cabang lomba Syarhil Quran kategori siswa dalam ajang Iqra Fest yang digelar Unit Kegiatan Mahasiswa Lembaga Tilawatil Quran dan Qiraat (UKM LT2Q) Universitas Muhammadiyah Makassar. Prestasi ini diraih dalam kompetisi yang berlangsung pada 1-2 Agustus 2026.
Tim pemenang terdiri atas Anugerah Nur Ihsani dan Andi Muthiah Fadhilah dari kelas XII A, serta Mufidatul Asmi dari kelas XI B. Ketiganya berhasil mengungguli peserta dari sejumlah sekolah lain dan membawa pulang capaian yang menambah rekam prestasi madrasah pada bidang keagamaan.
Keberhasilan itu juga menegaskan daya saing siswa Muhammadiyah di tingkat regional, khususnya pada cabang lomba yang menuntut kemampuan menyampaikan pesan-pesan Al-Quran secara runtut. Dalam Syarhil Quran, peserta harus memadukan pembacaan ayat, syarahan, penguasaan materi, dan penampilan yang kompak di hadapan juri.
Anugerah Nur Ihsani mengungkapkan bahwa timnya hanya memiliki waktu persiapan yang singkat, sekitar tiga hari. Meski demikian, mereka berupaya memaksimalkan latihan dengan membagi peran, menyatukan penyampaian materi, dan menjaga konsentrasi selama persiapan.
Menurutnya, keterbatasan waktu tidak membuat tim tampil seadanya. Justru dalam waktu yang terbatas itu, mereka mengandalkan kerja sama, kesungguhan, dan doa agar tetap bisa memberikan penampilan terbaik. Faktor kekompakan menjadi modal utama dalam menata materi dan ritme penampilan.
Ketiga siswi tersebut juga merupakan kader Ikatan Pelajar Muhammadiyah Cabang Pao Tombolo. Latar pembinaan organisasi dan keislaman itu ikut memperkuat kesiapan mereka dalam mengikuti ajang yang menuntut penguasaan substansi keagamaan sekaligus keberanian tampil di ruang kompetisi.
Kepala MA Muhammadiyah Datarang, Emmiati, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas capaian siswinya. Ia menilai kemenangan tersebut lahir dari kerja keras, kesungguhan, dan semangat belajar yang terus dibina di lingkungan madrasah.
Bagi pihak sekolah, prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi tiga siswa yang bertanding, tetapi juga penanda bahwa pembinaan di madrasah mampu melahirkan siswa yang kompetitif dan berkarakter. Karena itu, keberhasilan tersebut diharapkan menjadi pemantik bagi siswa lain untuk mengembangkan potensi akademik maupun nonakademik.
Iqra Fest yang diselenggarakan UKM LT2Q Unismuh Makassar sendiri menjadi ruang kompetisi dan pembinaan bagi pelajar yang memiliki minat pada bidang Al-Quran dan keislaman. Ajang seperti ini memberi kesempatan bagi sekolah-sekolah Muhammadiyah untuk menampilkan kualitas pembinaan siswanya di hadapan peserta dari berbagai daerah.
Bagi MA Muhammadiyah Datarang, gelar juara ini menjadi pijakan untuk memperkuat pembinaan lanjutan. Madrasah menargetkan agar prestasi serupa tidak berhenti pada satu momentum, tetapi berkembang menjadi budaya berprestasi yang ditopang kemampuan akademik, keislaman, dan akhlak yang kuat.
Sumber: Khittah.co
Artikel ini dipublikasikan di muhammadiyahsulsel.or.id. Bagikan untuk menyebarkan kebaikan.





