SD Muhammadiyah 1 Bontoala Makassar Gelar MPLS, Fokus Bangun Karakter dan Kedisiplinan Siswa Baru

MUHAMMADIYAHSULSEL.OR.ID - MAKASSAR, 15 Juli 2026. SD Muhammadiyah 1 Bontoala Makassar telah memulai rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk Tahun Ajaran 2026/2027 dengan fokus pada pembentukan karakter dan penanaman kebiasaan positif. Mengusung tema "Generasi Cerdas Berakhlak Mulia", kegiatan pembuka MPLS pada Rabu, 15 Juli 2026, diisi dengan Senam Anak Indonesia Hebat yang diikuti oleh seluruh siswa baru di halaman sekolah. Inisiatif ini bertujuan memperkenalkan budaya sekolah yang konstruktif sejak hari pertama.
Sejak pagi, halaman sekolah tampak meriah. Para siswa baru, mengenakan seragam merah putih, mengikuti setiap gerakan senam dengan antusiasme tinggi. Mereka dibimbing oleh para guru yang turut memandu, menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus membangun kedekatan antara siswa dan pendidik.
Kegiatan MPLS ini tidak hanya dirancang untuk mengenalkan lingkungan fisik sekolah, tetapi juga untuk menanamkan nilai-nilai kebersamaan, keceriaan, dan pentingnya menjaga kesehatan melalui aktivitas fisik. Ini merupakan langkah awal dalam membentuk kebiasaan positif bagi peserta didik.
Kepala SD Muhammadiyah 1 Bontoala Makassar, Muhammad Rus’an, S.Pd., menegaskan bahwa MPLS menjadi momen krusial untuk membangun fondasi karakter siswa sebelum mereka memasuki proses pembelajaran di kelas. Menurutnya, prioritas sekolah adalah memastikan setiap anak merasa aman, nyaman, dan bahagia saat pertama kali berinteraksi dengan lingkungan pendidikan.
“Kami ingin anak-anak datang ke sekolah dengan rasa senang. MPLS bukan hanya mengenalkan ruang kelas atau aturan sekolah, tetapi juga menumbuhkan karakter, kedisiplinan, dan kebiasaan hidup sehat. Tema Generasi Cerdas Berakhlak Mulia menjadi komitmen kami dalam membentuk peserta didik yang unggul dalam ilmu pengetahuan sekaligus memiliki akhlak yang baik,” ujar Muhammad Rus’an. Ia menambahkan, pendidikan karakter harus dimulai sejak hari pertama sekolah, sehingga seluruh aktivitas MPLS dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan tanpa mengabaikan esensi pembinaan nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan.
Sementara itu, Sukarni, S.Pd., salah seorang guru SD Muhammadiyah 1 Bontoala Makassar, menjelaskan alasan pemilihan Senam Anak Indonesia Hebat sebagai kegiatan pembuka. Menurutnya, senam ini efektif dalam membangkitkan semangat, meningkatkan rasa percaya diri, dan membantu siswa baru beradaptasi. “Melalui senam bersama, anak-anak menjadi lebih rileks dan berani berinteraksi dengan teman-teman maupun guru. Ini menjadi langkah awal agar mereka merasa sekolah adalah tempat yang menyenangkan untuk belajar dan berkembang,” katanya.
Selain senam, rangkaian MPLS juga mencakup pengenalan lingkungan sekolah, tata tertib, budaya positif, pembiasaan ibadah, serta berbagai permainan edukatif yang mendorong kerja sama dan komunikasi antarsiswa. Seluruh guru dan tenaga kependidikan terlibat aktif dalam kegiatan ini, menunjukkan komitmen sekolah untuk memberikan pengalaman pertama yang berkesan bagi peserta didik baru.
Dengan tema "Generasi Cerdas Berakhlak Mulia", SD Muhammadiyah 1 Bontoala berharap dapat melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter religius, disiplin, peduli sesama, dan siap menghadapi tantangan masa depan dengan bekal akhlak yang kuat. MPLS diharapkan menjadi fondasi awal dalam membangun budaya belajar yang positif dan berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Sumber: Khittah.co
Artikel ini dipublikasikan di muhammadiyahsulsel.or.id. Bagikan untuk menyebarkan kebaikan.





