RS PKU Unismuh Jalani Verifikasi Menuju Rumah Sakit Pendidikan

MUHAMMADIYAHSULSEL.OR.ID, GOWA - RS PKU Muhammadiyah Unismuh Makassar memasuki tahapan verifikasi lapangan sebagai bagian dari rencana penetapan rumah sakit pendidikan. Proses yang berlangsung pada Jumat, 28 Agustus 2026, di kompleks rumah sakit kawasan Samata, Gowa, ini menjadi capaian penting karena menentukan kesiapan institusi tersebut untuk mengintegrasikan pelayanan kesehatan, pendidikan klinis, dan penelitian.
Verifikasi dilakukan oleh tim asesor lintas unsur yang dipimpin drg Christiana ENH, M.Kes., dengan menilai berbagai komponen kunci, mulai dari mutu pelayanan, sumber daya manusia, sarana-prasarana, tata kelola, hingga kesiapan sistem pembelajaran klinis. Tim juga meninjau langsung fasilitas dan mekanisme koordinasi antara rumah sakit dan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Unismuh Makassar.
Direktur RS PKU Muhammadiyah Unismuh Makassar, Prof dr H Syarifuddin Wahid, Ph.D., Sp.PA(K)., Sp.F., DFM, menyebut tahap ini lebih dari sekadar pemeriksaan administratif. "Penetapan sebagai Rumah Sakit Pendidikan bukan hanya tentang memenuhi persyaratan administratif, tetapi juga merupakan bagian dari upaya kami meningkatkan kualitas pelayanan, pendidikan, dan penelitian," ujarnya.
Ia menambahkan, status rumah sakit pendidikan dibutuhkan agar RS PKU Unismuh dapat menjadi wahana pembelajaran klinis yang lebih bermutu sekaligus memperluas manfaat layanan bagi masyarakat. Harapan itu berkaitan langsung dengan penguatan pendidikan dokter dan tenaga kesehatan di lingkungan Unismuh, bukan hanya dengan reputasi kelembagaan rumah sakit.
Rektor Unismuh Makassar, Dr Ir H Abd Rakhim Nanda, ST, MT, IPU, menegaskan rumah sakit dan FKIK harus dikembangkan sebagai satu ekosistem. "Rumah sakit dan fakultas kedokteran harus tumbuh dalam satu ekosistem. Pengembangan RS PKU Muhammadiyah Unismuh kita arahkan untuk memperkuat pendidikan kedokteran, pelayanan kesehatan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat," katanya.
Dekan FKIK Unismuh Makassar, Prof Dr dr Suryani As'ad, M.Sc., Sp.GK., Subsp.KM, juga menilai keberadaan rumah sakit pendidikan sangat strategis untuk menjamin kesinambungan antara proses akademik dan pengalaman klinis mahasiswa. Dengan standar itu, rumah sakit tidak hanya dituntut memberi layanan yang baik, tetapi juga membangun lingkungan pembelajaran yang aman, terukur, dan memenuhi mutu pendidikan kedokteran.
Bagi Muhammadiyah Sulawesi Selatan, verifikasi ini merupakan hasil nyata dari pengembangan amal usaha kesehatan yang terhubung langsung dengan kepentingan publik. Jika penetapan resmi berhasil dicapai, RS PKU Unismuh akan memperkuat akses layanan kesehatan sekaligus menambah kapasitas pendidikan klinis tenaga medis di Sulawesi Selatan.
Karena itu, verifikasi lapangan di Gowa ini layak dibaca sebagai tonggak kelembagaan, bukan sekadar agenda rutin. Rumah sakit sudah bergerak ke tahap penilaian substantif, dan hasil akhirnya akan menentukan seberapa jauh Muhammadiyah mampu menghadirkan pusat layanan kesehatan dan pendidikan kedokteran yang terintegrasi di wilayah ini.
Sumber: Khittah.co
Artikel ini dipublikasikan di muhammadiyahsulsel.or.id. Bagikan untuk menyebarkan kebaikan.





