IMJ Biologi UM Bulukumba Berbagi untuk Santri Panti Saadatul Banaat

MUHAMMADIYAHSULSEL.OR.ID, BULUKUMBA - Ikatan Mahasiswa Jurusan Biologi Universitas Muhammadiyah Bulukumba menggelar aksi berbagi untuk santri Panti Asuhan Saadatul Banaat 'Aisyiyah Bulukumba pada Sabtu, 29 Agustus 2026. Kegiatan ini layak dicatat sebagai berita karena menghadirkan hasil yang nyata, yaitu penyaluran bantuan sekaligus dukungan moral kepada anak-anak panti dalam satu kegiatan yang langsung menyentuh penerima manfaat.
Aksi tersebut diikuti Ketua Umum IMJ Biologi Windy Syahrini bersama jajaran pengurus. Selain menyalurkan bantuan, mahasiswa juga menghadirkan kajian Islam yang dimaksudkan untuk memberi penguatan dan motivasi kepada para santri. Dengan format seperti itu, kegiatan tidak berhenti pada pemberian materi, tetapi juga membangun interaksi dan perhatian yang lebih dekat dengan penghuni panti.
Windy menegaskan bahwa kegiatan ini sengaja diarahkan sebagai bentuk kepedulian sosial mahasiswa, bukan sekadar agenda seremonial organisasi. "Terima kasih kepada seluruh yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan aksi berbagi ini. Kebahagiaan tersendiri bagi kami ketika melihat anak-anak panti asuhan bisa merasakan kebahagiaan dari apa yang kami bagikan," ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa nilai utama dari kegiatan ini terletak pada keberpihakan kepada sesama yang membutuhkan. "Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa ini adalah bukti kepedulian terhadap sesama. Bisa jadi bagi kita ini adalah hal yang sederhana, tetapi bagi mereka yang membutuhkan, hal tersebut sangat berharga," katanya.
Sebelum penyaluran bantuan, kegiatan diawali dengan kajian Islam oleh Penyuluh Agama Kementerian Agama Kabupaten Bulukumba, Abd. Halim Amsur. Dalam pesannya, Halim mendorong para santri agar berani berubah menjadi lebih baik dan tidak takut memiliki cita-cita. Kehadiran sesi ini memberi dimensi pembinaan yang melengkapi bantuan fisik yang disalurkan mahasiswa.
Kegiatan turut dihadiri pembina panti dan Ketua Pimpinan Panti Asuhan Saadatul Banaat 'Aisyiyah Bulukumba, Hj. Bandri Alang. Kehadiran pihak pengelola panti memperlihatkan bahwa kegiatan berlangsung dalam koordinasi langsung dengan lembaga penerima manfaat, bukan kunjungan simbolik yang terputus dari kebutuhan lapangan.
Bagi Universitas Muhammadiyah Bulukumba, aksi ini menunjukkan bagaimana organisasi mahasiswa dapat menjalankan peran sosial di luar ruang kelas. Bantuan yang disalurkan memang tidak digambarkan sebagai program besar, tetapi tetap memiliki arti karena langsung diterima santri panti dan dibarengi dengan ruang pembinaan yang menguatkan semangat mereka. Di tingkat lokal, bentuk kepedulian seperti ini menjadi ukuran bahwa gerakan mahasiswa Muhammadiyah masih bertaut dengan kebutuhan sosial di sekitarnya.
Sumber: Khittah.co
Artikel ini dipublikasikan di muhammadiyahsulsel.or.id. Bagikan untuk menyebarkan kebaikan.





