Prodi Manajemen FEB UMPalopo Perbarui Kurikulum OBE, Fokus Lulusan Berdaya Saing Global

MUHAMMADIYAHSULSEL.OR.ID - PALOPO, 22 Juli 2026 - Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Palopo (UMPalopo) menyelenggarakan Workshop dan Focus Group Discussion (FGD) Kurikulum Outcome-Based Education (OBE). Kegiatan yang berlangsung di Kampus UMPalopo ini mengangkat tema “Sinergi Kurikulum OBE: Menuju FEB UMPalopo Berstandar Global, Berbasis Digital dan Berkelanjutan,” sebagai upaya strategis dalam menghasilkan lulusan yang kompetitif di kancah global.
Inisiatif ini dirancang untuk menyelaraskan kurikulum dengan dinamika kebutuhan dunia industri, pesatnya perkembangan teknologi digital, serta standar pendidikan internasional. Rektor UMPalopo, Prof. Dr. Suhardi M. Anwar, secara resmi membuka workshop tersebut. Acara ini juga dihadiri oleh Dekan FEB UMPalopo, Dr. Antong, S.E., M.Si., serta mempertemukan berbagai pihak mulai dari akademisi, praktisi industri, hingga alumni, guna merumuskan penyempurnaan kurikulum berbasis capaian pembelajaran.
Penyusunan kurikulum ini melibatkan sejumlah narasumber kompeten. Dari ranah akademisi internasional, Dr. Nur Izzati dari Universitas Malaysia Kelantan berbagi wawasan mengenai implementasi OBE dan harmonisasi kurikulum dengan standar global. Sementara itu, perspektif dari dunia kerja disampaikan oleh Gading Kencana, HRD PT Mandiri Utama Finance, dan Arlia Fitri Rahman, Gallery Manager PT Korea Investment & Sekuritas Indonesia. Keduanya memberikan masukan berharga terkait kompetensi yang esensial di tengah transformasi digital industri.
Selain itu, para alumni yang telah sukses berkarier di berbagai sektor strategis turut berkontribusi memberikan evaluasi. Mereka adalah Deddy Arifin, S.E., M.M. (PT Bank Mandiri Tbk Cabang Palopo), Muttaqin Mustadir, S.M. (PT Mandiri Utama Finance Cabang Palopo), Hatma, S.E. (CV Tani Abadi Celebes/CBA), dan Oki Anggara, S.M., M.M. (PT Indonesia Morowali Industrial Park). Masukan dari alumni ini sangat penting untuk memastikan relevansi kurikulum dengan tuntutan nyata di lapangan kerja.
Prof. Dr. Suhardi M. Anwar, Rektor UMPalopo, menekankan pentingnya adaptasi perguruan tinggi terhadap perubahan cepat demi menjaga relevansi dan daya saing lulusan. “Kurikulum berbasis OBE bukan sekadar formalitas akademik, melainkan fondasi utama untuk memastikan setiap lulusan FEB UMPalopo memiliki kompetensi digital yang kuat, wawasan global, serta integritas moral dan kepedulian pada keberlanjutan,” ujarnya.
Senada dengan rektor, Dekan FEB UMPalopo, Dr. Antong, menyoroti peran krusial keterlibatan berbagai pihak dalam membentuk kurikulum yang responsif terhadap perkembangan dunia kerja. “Melalui FGD ini, kami menjembatani kebutuhan industri ke dalam proses pembelajaran. Masukan dari praktisi dan alumni menjadi dasar untuk menghadirkan kurikulum yang mampu melahirkan lulusan yang siap bekerja, mampu berinovasi, dan memiliki daya saing di tingkat nasional maupun internasional,” jelasnya.
Melalui rangkaian workshop dan FGD ini, Prodi Manajemen FEB UMPalopo menargetkan perumusan kurikulum yang lebih adaptif terhadap kemajuan teknologi, kebutuhan pasar kerja, dan isu keberlanjutan. Langkah ini diharapkan akan memperkuat posisi FEB UMPalopo sebagai institusi pendidikan tinggi yang konsisten menghasilkan lulusan yang adaptif, kompeten, dan siap menghadapi tantangan ekonomi global.
Sumber: Khittah.co
Artikel ini dipublikasikan di muhammadiyahsulsel.or.id. Bagikan untuk menyebarkan kebaikan.





