PP Muhammadiyah dan Bank BSN Teken PKS, Perluas Akses Keuangan Syariah bagi Umat

MUHAMMADIYAH SULSEL, YOGYAKARTA - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) guna menyediakan jasa perbankan syariah yang terintegrasi. Langkah ini menandai babak baru dalam upaya kedua institusi untuk mendorong kesejahteraan ekonomi umat melalui layanan keuangan syariah yang semakin inklusif dan merata di lapangan.
Komitmen ini diresmikan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) operasional penunjang jasa perbankan terintegrasi pada Jumat, 12 Juni di Jakarta. Dokumen kerja sama diteken oleh Ketua PP Muhammadiyah, Irwan Akib, bersama Direktur Network & Retail Funding Bank BSN, Ari Kurniaman. Acara penandatanganan ini turut dihadiri oleh Bendahara Umum PP Muhammadiyah Hilman Latief, jajaran direksi Bank BSN, rektor Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) se-Jabodetabek, serta perwakilan asosiasi pengembang properti nasional, meliputi REI, APERSI, HIMPERRA, APSI, PI, APERNAS, dan ASPRUMNAS.
Sinergi ini merupakan tindak lanjut konkret dari Nota Kesepahaman (MoU) yang sebelumnya telah ditandatangani oleh Direktur Utama Bank BSN Alex Sofyan Noor dan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir pada 24 Februari 2026 lalu di Universitas Muhammadiyah Tangerang.
Dalam sambutannya, Ketua PP Muhammadiyah Irwan Akib menegaskan bahwa Muhammadiyah, sebagai organisasi dakwah yang inklusif, memandang Islam bukan sekadar ritual batiniah. "Islam adalah instrumen nyata yang harus hadir demi kemaslahatan masyarakat luas," ujarnya. Irwan Akib berharap kerja sama ini dapat menjadi daya dukung finansial bagi ribuan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), mulai dari perguruan tinggi, sekolah, rumah sakit, hingga panti asuhan, yang memerlukan topangan sektor perbankan.
Secara khusus, Irwan Akib menitipkan pesan humanis terkait pengembangan sumber daya manusia (SDM) unggul dan kesejahteraan para pengajar di lingkungan persyarikatan. Ia menyoroti bahwa Muhammadiyah memiliki basis siswa dan mahasiswa yang mayoritas berasal dari tingkat ekonomi menengah ke bawah, namun memiliki semangat juang tinggi untuk belajar. "Kami berharap Bank BSN hadir memberikan solusi konkret melalui skema beasiswa atau pembiayaan penyelesaian studi bagi mahasiswa yang membutuhkan bantuan dana. Di sisi lain, kami juga mendorong kolaborasi pengadaan perumahan bagi para guru, dosen, dan karyawan yang belum memiliki rumah, dengan memanfaatkan keahlian serta rekam jejak program KPR Sejahtera milik Bank BSN," tambah Irwan.
Sementara itu, Direktur Utama Bank BSN Alex Sofyan Noor menjelaskan bahwa kolaborasi berdurasi lima tahun ini dirancang untuk mempermudah operasional persyarikatan serta ribuan jaringan Amal Usaha Muhammadiyah. Menurutnya, langkah ini merupakan pengejawantahan dari Maqashid Syariah demi kemaslahatan dan keselamatan umat. "Maksud dan tujuan utama dari kerja sama ini adalah sebagai dasar untuk mengoptimalisasi pemanfaatan jasa layanan perbankan syariah yang saling menguntungkan. Kami ingin menghadirkan solusi keuangan produktif yang langsung menyentuh para anggota, guru, dan karyawan di lingkungan Muhammadiyah, sekaligus menjaga keberlanjutan ekonomi umat," kata Alex.
Melalui kerja sama ini, Bank BSN menargetkan ekosistem Muhammadiyah dari hulu ke hilir. Di segmen ritel, anggota persyarikatan akan difasilitasi Kartu Debit Co-Branding khusus yang terhubung langsung dengan aplikasi Muhammadiyah 'Aisyiyah Super Apps (MASA). Layanan tabungan akan menggunakan produk BSN Tabungan Berkah Wadiah dengan setoran awal ringan Rp50.000 dan bebas biaya administrasi bulanan.
Selain itu, pengelolaan gaji (payroll) guru dan staf AUM akan dialihkan ke Bank BSN. Pemindahan ini dibarengi dengan kemudahan akses pembiayaan konsumer, mulai dari cicil emas, pembiayaan haji dan umrah, hingga KPR Sejahtera bersubsidi dengan uang muka mulai 1%. Di sektor perumahan, sinergi nyata telah berjalan, di mana Bank BSN telah menyalurkan pembiayaan KPR sebanyak 980 unit kepada warga Muhammadiyah, terdiri atas 835 unit KPR Subsidi dan 145 unit KPR Non-Subsidi. Lebih spesifik, Bank BSN kini mulai mengawinkan potensi AUM dengan developer mitra melalui proyek Perumahan Panorama Kemang Bogor, yang dikhususkan bagi dosen serta karyawan Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ).





