Pemprov Sulsel Harap Lulusan Unismuh Makassar Jadi Penggerak Pembangunan Daerah

MUHAMMADIYAH SULSEL, MAKASSAR - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mendorong para lulusan Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh Makassar) untuk tidak sekadar menjadi pencari kerja, melainkan mampu menciptakan lapangan kerja dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah. Pesan tersebut disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Sulawesi Selatan, Dr H M Ishak Iskandar MKS MM MH, saat mewakili Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman pada Wisuda Ke-88 Unismuh Makassar.
Acara wisuda yang berlangsung di Balai Sidang Muktamar, Kampus Unismuh Makassar, pada Sabtu, 20 Juni 2026, ini menjadi momentum penting bagi 1.411 lulusan dari berbagai jenjang, mulai dari diploma hingga doktor. Dalam sambutannya, Ishak Iskandar menyampaikan apresiasi atas pencapaian Unismuh Makassar yang dinilainya sebagai institusi pendidikan unggulan di Sulawesi Selatan.
"Pencapaian ini adalah bukti nyata bahwa Unismuh Makassar terus menjadi salah satu institusi pendidikan unggulan yang melahirkan sumber daya manusia berkualitas di Sulawesi Selatan," ujar Ishak. Ia menambahkan, gelar akademik yang diraih para wisudawan merupakan amanah intelektual dan moral. Ilmu yang diperoleh selama masa perkuliahan, menurutnya, bukan tujuan akhir, melainkan bekal untuk mengabdi kepada masyarakat dan membangun bangsa.
Menghadapi era transformasi digital dan persaingan global, Pemprov Sulsel mengingatkan lulusan untuk menjadi pribadi yang berkarakter, profesional, unggul, berintegritas, dan berakhlak mulia. Ishak menekankan pentingnya penguasaan bidang keilmuan secara mendalam, diiringi moralitas yang kuat, sebab kecerdasan tanpa moralitas dapat kehilangan arah.
Lebih lanjut, Pemprov Sulsel juga menekankan pentingnya mengembangkan pola pikir wirausaha. Lulusan Unismuh diajak untuk berani menciptakan peluang melalui pemanfaatan ilmu pengetahuan, teknologi digital, dan inovasi. "Janganlah hanya menjadi pencari kerja, tapi ciptakanlah lapangan kerja itu," tegas Ishak, seraya mengajak para lulusan memiliki pola pikir seorang entrepreneur. Ia berharap lulusan mampu memberdayakan diri sendiri dan, jika memungkinkan, menciptakan peluang kerja bagi masyarakat di sekitarnya.
Ishak juga mengajak para wisudawan untuk memanfaatkan ilmu yang dimiliki demi kemajuan Sulawesi Selatan dan Indonesia. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah membutuhkan putra-putri terbaik untuk memajukan berbagai sektor pembangunan, seperti maritim, pertanian, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi kreatif. "Jangan selalu berpikir untuk bekerja di luar daerah. Sulawesi Selatan adalah rumah yang membutuhkan kontribusi nyata dari para cendekiawan mudanya," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Ishak turut mengapresiasi peran Unismuh Makassar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan mencetak generasi berdaya saing. Ia menyatakan bahwa sinergi antara dunia pendidikan, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat harus terus diperkuat. Pemprov Sulawesi Selatan, lanjutnya, terbuka untuk berkolaborasi dengan Unismuh Makassar dalam program riset, pengabdian masyarakat, dan penciptaan inovasi yang bermanfaat bagi kesejahteraan rakyat.
Wisuda Ke-88 Unismuh Makassar turut dihadiri oleh Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof Dr Fauzan MPd, pimpinan Persyarikatan Muhammadiyah, LLDIKTI, Kopertais, serta perwakilan pemerintah daerah, orang tua, dan keluarga wisudawan. Di akhir sambutannya, Ishak Iskandar berharap para lulusan Unismuh tetap rendah hati, menjaga nama baik almamater, keluarga, daerah, dan agama, serta menjadikan ilmu yang diperoleh berkah dan bermanfaat bagi bangsa.





