Muhammadiyah Tegaskan Sistem Lebih Utama dari Figur Pimpinan

MUHAMMADIYAHSULSEL.OR.ID - MAGELANG, 20 Mei 2024
Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa kemajuan persyarikatan tidak bergantung pada sosok individu, melainkan pada kekuatan sistem dan standar operasional prosedur (SOP) yang telah terbangun. Penegasan ini disampaikan dalam acara Silaturahmi Keluarga Besar Muhammadiyah (SKBM) Kabupaten Magelang pada Ahad, 5 Juli.
Menurut Abdul Mu'ti, prinsip ini memastikan bahwa gerakan dakwah Muhammadiyah akan terus berkembang dan menunjukkan kemajuan, terlepas dari siapa pun yang memegang tampuk kepemimpinan. Sistem dan SOP, lanjutnya, adalah pilar utama yang menjadikan Muhammadiyah senantiasa dinamis dan progresif. Ia menambahkan, “Siapapun yang memimpin Muhammadiyah yang akan datang, dia adalah pemimpin yang melalui penjenjangan perkaderan yang sangat disiplin dan sangat sistematis.”
Mu'ti juga menggarisbawahi bahwa seluruh permusyawaratan di lingkungan Muhammadiyah diselenggarakan dengan tata kelola yang transparan dan bersih. Proses ini senantiasa mengedepankan nilai-nilai keadaban serta semangat kebersamaan demi tercapainya kemajuan persyarikatan di masa mendatang.
Komitmen terhadap sistematisasi ini tercermin dalam persiapan Muktamar ke-49 yang akan berlangsung di Medan pada tahun 2029. Meskipun masih beberapa tahun lagi, panitia Muktamar telah dibentuk secara matang.
Selain itu, PP Muhammadiyah juga telah menjadwalkan Musyawarah Tanwir pada November 2027 mendatang di Palu, Sulawesi Tengah. Tanwir ini akan menjadi forum penting untuk membahas sejumlah agenda krusial yang akan dibawa ke Muktamar ke-49.
Beberapa materi pokok yang direncanakan akan dibahas dalam Tanwir 2027 meliputi perubahan Anggaran Dasar, penyusunan Program Strategis Muhammadiyah untuk periode 2027-2052, serta risalah Muhammadiyah sebagai gerakan internasional. Mengenai agenda ini, Mu'ti menjelaskan, “Itu pokok yang nanti akan kita bahas dan nanti setelah selesai diputuskan di Tanwir kita kirim ke anggota-anggota Muktamar, sehingga nanti semuanya sudah siap untuk memberikan masukan-masukan yang terbaik.”
Kesiapan Muhammadiyah juga terlihat dari progres pembangunan lokasi (venue) untuk Muktamar ke-49, baik untuk Muhammadiyah maupun 'Aisyiyah. Bahkan, venue untuk Muktamar 'Aisyiyah diperkirakan akan rampung dalam beberapa bulan ke depan.
Sumber: Muhammadiyah.or.id
Artikel ini dipublikasikan di muhammadiyahsulsel.or.id. Bagikan untuk menyebarkan kebaikan.





