Muhammadiyah Perkuat Jejaring Global Melalui Kolaborasi dengan Pelajar di Timur Tengah dan Afrika

MUHAMMADIYAHSULSEL.OR.ID - JAKARTA, 6 Juli 2020 - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menyambut delegasi Perhimpunan Pelajar Indonesia Dunia Kawasan Timur Tengah dan Afrika (PPIDK Timtengka) dalam sebuah audiensi yang berlangsung di Kantor PP Muhammadiyah, Jakarta. Pertemuan pada Senin lalu ini berfokus pada pembahasan penguatan sinergi di sektor pendidikan, dakwah, serta pengembangan jejaring internasional.
Ketua PP Muhammadiyah, Syafiq A. Mughni, secara langsung menerima rombongan PPIDK Timtengka. Sementara itu, delegasi pelajar dipimpin oleh Ahmad Luthfy Nasri, Koordinator PPIDK Timtengka periode 2025-2026, yang juga merupakan perwakilan dari Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PPMI) Mesir.
Dalam kesempatan tersebut, Syafiq A. Mughni menyatakan apresiasinya terhadap inisiatif silaturahmi yang diusung oleh PPIDK Timtengka. Ia menggarisbawahi peran krusial pelajar Indonesia yang menempuh studi di luar negeri dalam memperkokoh jaringan keilmuan, aktivitas dakwah, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Syafiq juga menekankan pentingnya memperluas akses informasi mengenai beragam peluang studi di kawasan Timur Tengah. Hal ini bertujuan agar semakin banyak kader Muhammadiyah yang dapat melanjutkan pendidikan tinggi di berbagai institusi di wilayah tersebut.
"Kami berharap semakin banyak kader yang melanjutkan studi ke Timur Tengah, sehingga diperlukan penyebaran informasi yang lebih luas," tutur Syafiq. Ia menambahkan bahwa upaya penyebaran informasi mengenai kesempatan studi di Timur Tengah ini dapat menjadi salah satu bentuk kerja sama strategis antara PP Muhammadiyah dan PPIDK Timtengka.
Diskusi juga menyentuh potensi kolaborasi dengan Perguruan Tinggi Muhammadiyah-'Aisyiyah (PTMA), khususnya dalam rangka penguatan hubungan internasional dan pelaksanaan program-program edukatif seperti PPIDK Goes to School. Sinergi ini diharapkan turut melibatkan organisasi otonom Muhammadiyah, seperti Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) yang sedang mengembangkan jejaring alumni internasional, serta Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM).
Di sisi lain, Ahmad Luthfy Nasri menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat dari PP Muhammadiyah kepada PPIDK Timtengka, sebuah organisasi yang menaungi pelajar Indonesia di 19 negara di kawasan Timur Tengah dan Afrika. Luthfy menjelaskan bahwa beberapa perguruan tinggi di Timur Tengah kini semakin membuka program studi di bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM), memberikan pilihan studi yang lebih luas bagi mahasiswa Indonesia.
Luthfy turut menginformasikan rencana penyelenggaraan Simposium AI dan Teknologi di Oman, yang akan mengangkat isu ekonomi hijau dan ekonomi Islam. Ia mengundang PP Muhammadiyah untuk berpartisipasi dalam forum internasional tersebut.
"Melalui sinergi yang terbangun antara PPIDK Timtengka dan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, peran diaspora pelajar Indonesia diharapkan dapat semakin dioptimalkan sebagai mitra strategis dalam penguatan dakwah Islam berkemajuan, pengembangan kolaborasi, serta kemajuan umat dan bangsa," ungkap Luthfy.
Pertemuan strategis ini menghasilkan beberapa agenda tindak lanjut, meliputi pendataan mahasiswa Indonesia di Timur Tengah dan Afrika, penyusunan skema kerja sama dengan PTMA, pelaksanaan sosialisasi beasiswa, serta penguatan partisipasi Muhammadiyah dalam forum-forum internasional dan kolaborasi riset di masa mendatang. Diharapkan, langkah-langkah ini akan semakin memperkuat peran diaspora pelajar Indonesia dalam mendukung internasionalisasi dakwah dan pengembangan pendidikan Muhammadiyah.
Sumber: Muhammadiyah.or.id
Artikel ini dipublikasikan di muhammadiyahsulsel.or.id. Bagikan untuk menyebarkan kebaikan.





