Muhammadiyah Inisiasi Penguatan Ekonomi Umat Berbasis Masjid di Yogyakarta

MUHAMMADIYAHSULSEL.OR.ID - YOGYAKARTA, 21 Juli
Pimpinan Pusat Muhammadiyah mendorong pengembangan fungsi masjid agar tidak hanya menjadi pusat ibadah dan kajian keagamaan, melainkan juga berperan aktif dalam penguatan ekonomi umat. Gagasan ini diwujudkan melalui inisiasi pendirian Koperasi Konsumen Masjid Jaya Berkemajuan di Yogyakarta.
Ketua Majelis Tabligh PP Muhammadiyah, Fathurrahman Kamal, menyampaikan bahwa dakwah dalam pandangan Muhammadiyah melampaui mimbar ceramah. Dakwah juga termanifestasi dalam upaya pemberdayaan yang menjawab kebutuhan konkret masyarakat. Pernyataan ini disampaikannya pada Selasa (21/7) setelah penandatanganan dokumen pendirian koperasi tersebut.
"Masjid tidak cukup hanya dimakmurkan melalui kegiatan ibadah, tetapi juga harus mampu memakmurkan jemaah dan masyarakat di sekitarnya. Koperasi ini merupakan ikhtiar untuk menghadirkan dakwah yang menyentuh kebutuhan nyata umat, terutama dalam membangun kemandirian, kesejahteraan, dan solidaritas ekonomi," tegas Fathurrahman.
Koperasi ini dirancang sebagai instrumen untuk memperkuat semangat taโฤwun atau saling menolong, mempererat ukhuwah, serta memberdayakan ekonomi anggota dan jemaah masjid. Lebih dari sekadar membentuk badan usaha, koperasi diharapkan mampu menciptakan nilai tambah yang kembali kepada anggota melalui peningkatan layanan, penguatan usaha, dan pengembangan program yang bermanfaat bagi bersama.
Fathurrahman mengingatkan bahwa setiap pengembangan kegiatan ekonomi berbasis masjid harus senantiasa berpegang pada prinsip amanah, keadilan, transparansi, dan keberpihakan pada kepentingan kolektif. "Jangan sampai lembaga ini hanya berhenti pada pembentukan secara administratif. Koperasi Masjid Jaya Berkemajuan harus benar-benar hidup, berkembang, dan memberikan manfaat yang dapat dirasakan oleh anggota, jemaah, Persyarikatan, serta masyarakat luas," imbuhnya.
Senada dengan itu, Sekretaris Majelis Tabligh PP Muhammadiyah, Waluyo, menambahkan bahwa orientasi utama koperasi ini adalah peningkatan kesejahteraan anggota melalui kepemilikan, partisipasi, dan tanggung jawab bersama, bukan semata-mata mengejar keuntungan finansial.
"Kekuatan koperasi terletak pada partisipasi dan kepercayaan anggotanya. Karena itu, kami berkomitmen membangun pengelolaan yang terbuka, tertib, dan profesional agar Koperasi Masjid Jaya Berkemajuan tidak hanya berdiri secara formal, tetapi benar-benar bertumbuh menjadi kekuatan ekonomi umat," pungkas Waluyo.
Sumber: Muhammadiyah.or.id
Artikel ini dipublikasikan di muhammadiyahsulsel.or.id. Bagikan untuk menyebarkan kebaikan.





