MDMC Muhammadiyah Intensifkan Layanan Darurat Pascagempa Sigi

MUHAMMADIYAH SULSEL, YOGYAKARTA - Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pimpinan Pusat Muhammadiyah terus mengintensifkan layanan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Memasuki hari kelima pascabencana, relawan MDMC Sulawesi Tengah berfokus pada penanganan darurat di Kecamatan Palolo.
Layanan kemanusiaan ini dipusatkan di Desa Sarumana, Desa Ranteleda, dan Desa Ampera, menjangkau total 464 jiwa. Sejak hari pertama respons, MDMC Sulawesi Tengah telah mengoperasikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan pangan warga di ketiga desa tersebut. Selain itu, bantuan logistik berupa paket sembako dan perlengkapan mandi juga telah disalurkan kepada warga terdampak di Desa Ampera, disaksikan langsung oleh pemerintah desa setempat.
Di bidang layanan psikososial, relawan MDMC melakukan asesmen dampak psikologis dan memberikan dukungan psikologis awal (Psychological First Aid/PFA) bagi anak-anak di Desa Sarumana. Asesmen kesehatan juga telah dilaksanakan sebagai langkah awal untuk mengidentifikasi kebutuhan layanan medis masyarakat pascabencana.
MDMC juga aktif berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk mendata kerusakan rumah, fasilitas umum, serta kebutuhan layanan kesehatan. Proses pendataan masih berlangsung mengingat keterbatasan akses dan pasokan listrik di beberapa wilayah terdampak. Gempa susulan yang masih terjadi hampir setiap hari menimbulkan dampak psikososial yang signifikan, terutama bagi anak-anak dan lansia di Desa Sarumana, membuat sebagian warga masih enggan kembali ke rumah mereka.
Dalam pelaksanaannya, sejumlah kendala masih dihadapi, termasuk keterbatasan stok LPG untuk operasional dapur umum, kebutuhan logistik yang belum sepenuhnya mencukupi seluruh warga terdampak, serta terbatasnya jumlah personel layanan psikososial. Operasional layanan darurat hingga kini masih berjalan berkat dukungan dan swadaya relawan di lapangan.
MDMC Pimpinan Pusat Muhammadiyah, melalui MDMC Sulawesi Tengah, menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat terdampak dan memastikan layanan kemanusiaan berjalan sesuai kebutuhan di lapangan. Dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak diharapkan dapat memperkuat upaya penanganan darurat dan mempercepat proses pemulihan masyarakat di wilayah terdampak gempa.





