Lazismu Selayar Salurkan Beasiswa untuk 10 Mahasiswa ITSBM dan Bantuan Pemberdayaan Muallaf

MUHAMMADIYAH SULSEL, SELAYAR - Lazismu Kepulauan Selayar menyalurkan bantuan pendidikan kepada 10 mahasiswa Institut Teknologi Sains dan Bisnis Muhammadiyah (ITSBM) Selayar yang berasal dari keluarga kurang mampu. Pada kesempatan yang sama, lembaga filantropi Muhammadiyah itu juga menyalurkan bantuan sosial pemberdayaan bagi para muallaf di Kabupaten Kepulauan Selayar.
Penyaluran bantuan berlangsung di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah (Pusdam) Kepulauan Selayar pada Senin, 23 Juni 2026. Program ini dibiayai dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun Lazismu dari para muzakki, lalu diarahkan untuk memperluas akses pendidikan dan mendukung penguatan kesejahteraan kelompok masyarakat yang membutuhkan.
Bantuan beasiswa difokuskan untuk mahasiswa ITSBM Selayar yang menghadapi keterbatasan ekonomi agar mereka tetap dapat melanjutkan studi tanpa terbebani masalah biaya. Langkah ini menunjukkan bahwa pengelolaan ZIS tidak hanya diarahkan pada bantuan konsumtif, tetapi juga dipakai sebagai instrumen untuk memperkuat daya tahan pendidikan generasi muda.
Ketua Dewan Syariah Lazismu Kepulauan Selayar, Dr Muhammad Ihsan Maro, S.Ag., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada seluruh muzakki yang terus mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekah melalui Lazismu. Ia menilai amanah tersebut memungkinkan lembaga menghadirkan manfaat yang lebih terukur bagi masyarakat.
Menurut Ihsan, dukungan yang diberikan kepada mahasiswa tidak semata membantu biaya pendidikan jangka pendek. Bantuan itu juga diharapkan menjadi pemacu agar penerima tetap fokus belajar, menjaga prestasi, dan memiliki keyakinan untuk menuntaskan pendidikan tinggi sampai selesai.
Ia menambahkan, Muhammadiyah perlu terus hadir dalam sektor pendidikan dengan langkah yang konkret. Karena itu, penyaluran beasiswa bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu dipandang sebagai investasi kader dan investasi sosial yang hasilnya akan kembali kepada masyarakat dalam jangka panjang.
Selain beasiswa, Lazismu Kepulauan Selayar juga menyalurkan bantuan sosial pemberdayaan kepada para muallaf. Program ini diarahkan untuk memperkuat kemandirian ekonomi sekaligus menopang pembinaan keagamaan, sehingga penerima manfaat tidak hanya memperoleh bantuan sesaat, tetapi juga dukungan untuk menata kehidupan secara lebih stabil.
Skema pemberdayaan tersebut memperlihatkan orientasi Lazismu yang tidak berhenti pada penyaluran bantuan langsung. Lembaga ini berupaya memastikan dana umat dapat mendorong perubahan yang lebih berkelanjutan, baik melalui pendidikan, penguatan ekonomi, maupun penguatan sosial-keagamaan.
Melalui penyaluran ini, Lazismu Kepulauan Selayar menegaskan perannya sebagai jembatan antara para muzakki dan warga yang membutuhkan dukungan nyata. Muhammadiyah di Selayar berharap semangat kepedulian, solidaritas, dan kemaslahatan sosial terus tumbuh, seiring makin luasnya manfaat program filantropi yang dirasakan masyarakat.





