Lazismu Makassar Perkuat Edukasi Zakat dan Kesiapsiagaan Bencana di Lingkungan Sekolah Muhammadiyah

MUHAMMADIYAHSULSEL.OR.ID - MAKASSAR, Senin, 20 Juli 2026 - Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah (Lazismu) Kota Makassar secara berkelanjutan memperkuat pemahaman generasi muda tentang prinsip-prinsip kedermawanan melalui program Lazismu Goes to School. Inisiatif ini dirancang untuk menanamkan kesadaran berzakat, berinfak, dan bersedekah di kalangan pelajar Muhammadiyah, sekaligus membekali mereka dengan pengetahuan dasar mengenai kesehatan dan mitigasi bencana.
Kegiatan terbaru dari program ini dilaksanakan di Kompleks Perguruan Muhammadiyah Berua, yang berada di bawah naungan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Biringkanaya. Lokasi tepatnya adalah Jalan Paccerakkang No. 130, Kelurahan Paccerakang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar. Dalam pelaksanaannya, Lazismu Kota Makassar menggandeng Lembaga Resiliensi Bencana Muhammadiyah Kota Makassar dan Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) Muhammadiyah Kota Makassar untuk memperkaya materi edukasi bagi para siswa.
Kepala SD Muhammadiyah Berua, Nurhidayat, menyampaikan apresiasi mendalam atas terselenggaranya program ini. Ia menekankan pentingnya pendidikan zakat, infak, dan sedekah sejak usia dini sebagai fondasi pembentukan karakter dermawan pada peserta didik. Menurut Nurhidayat, kehadiran Lazismu memberikan pemahaman komprehensif kepada siswa, guru, dan orang tua mengenai urgensi menyalurkan donasi melalui lembaga zakat yang kredibel dan profesional. "Dengan berinfak di Lazismu, kita tidak perlu lagi khawatir terhadap penyaluran dana karena program-program pemberdayaannya benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan. Kami bersyukur edukasi ini bisa dilakukan langsung kepada siswa dan orang tua," ujarnya.
Muhammad Imaduddin, Manajer Lazismu Kota Makassar, menjelaskan bahwa program Lazismu Goes to School tidak hanya berfokus pada sosialisasi zakat, infak, dan sedekah. Lebih dari itu, program ini juga menghadirkan materi edukasi yang relevan dengan kebutuhan dan perkembangan peserta didik. Kolaborasi dengan berbagai majelis dan lembaga di lingkungan Muhammadiyah merupakan strategi untuk membentuk karakter generasi muda yang peduli sosial dan memiliki kesiapan menghadapi berbagai tantangan. "Selain berbagi pengetahuan tentang zakat, infak, dan sedekah, kami menggandeng Lembaga Resiliensi Bencana Muhammadiyah Kota Makassar bersama Majelis Pembina Kesehatan Umum Muhammadiyah Kota Makassar untuk memberikan sosialisasi kegawatdaruratan bencana kepada siswa, ada juga edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat hingga serta Kisah Kedermawanan Sahabat Nabi kepada siswa, dan ini insyallah terus berlanjut disekolah lainnya," kata Imaduddin.
Imaduddin menambahkan, pendekatan kolaboratif semacam ini diharapkan mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan efektif dalam menanamkan nilai-nilai kepedulian sosial sejak dini. "Kami mengajak dua majelis dan lembaga di lingkungan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Makassar turun aktif langsung memberikan edukasi kreatif dan bermanfaat. Anak-anak tidak hanya belajar tentang kebencanaan dan hidup sehat, tetapi juga memahami pentingnya berbagi kepada sesama yang membutuhkan," jelasnya.
Program Lazismu Goes to School telah menjangkau beberapa Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di Makassar, termasuk SD Muhammadiyah Berua, SD Unismuh Makassar, SMP Muhammadiyah Berua, dan SMA Muhammadiyah 1 Unismuh Makassar. Ke depan, Lazismu Makassar berencana untuk memperluas jangkauan program ini ke sekolah-sekolah lain seperti SMP Muhammadiyah 1 Makassar, Pondok Pesantren Puteri Ummul Mukminin 'Aisyiyah Sulawesi Selatan, serta berbagai AUM lainnya. "Insyallah sosialisasi program ini terus berlanjut, selain menyasar amal usaha dibidang Pendidikan, nanti juga menyasar amal usaha lainnya, seperti bidang Kesehatan, dan bidang lainnya," imbuh Imaduddin.
Menyambut baik inisiatif ini, Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Makassar, KH Sudirman, berharap agar sinergi antar-majelis dan lembaga Muhammadiyah dapat terus diperkuat. Menurutnya, kolaborasi semacam ini esensial untuk menjawab dinamika dan kebutuhan masyarakat di era yang terus berubah. "Mudah-mudahan kita terus mampu membaca perkembangan zaman dengan lebih baik. Mari kita terus berkolaborasi menghadirkan program-program yang membawa kebaikan dan kebermanfaatan bagi masyarakat," tuturnya.
Melalui program Lazismu Goes to School, Lazismu Kota Makassar memiliki harapan besar agar semangat berbagi, kepedulian sosial, dan budaya berzakat dapat tumbuh subur di kalangan pelajar sejak bangku sekolah. Hal ini diharapkan dapat melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dermawan dan senantiasa peduli terhadap sesama.
Sumber: Khittah.co
Artikel ini dipublikasikan di muhammadiyahsulsel.or.id. Bagikan untuk menyebarkan kebaikan.





