Kemah Bakti Hizbul Wathan Maros Perkuat Kaderisasi dan Konsolidasi Muhammadiyah

MUHAMMADIYAHSULSEL.OR.ID - MAROS, 27 Juli 2026 - Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Kwartir Daerah Kabupaten Maros menggelar Kemah Bakti yang dirangkai dengan pelantikan pengurus Kwarda HW Maros periode 2026-2030 dan Pengajian Terpadu Muhammadiyah di lingkungan MTs Muhammadiyah Laiya, Kecamatan Cenrana, pada 25-26 Juli 2026. Rangkaian agenda ini diarahkan untuk memperkuat kaderisasi kepanduan sekaligus mengonsolidasikan jejaring Muhammadiyah di tingkat daerah.
Kegiatan tersebut mempertemukan unsur Pimpinan Daerah Muhammadiyah Maros, Pimpinan Daerah dan Pimpinan Cabang Aisyiyah, organisasi otonom, serta kader pelajar dari sejumlah sekolah Muhammadiyah. Kehadiran lintas unsur ini menunjukkan bahwa agenda Hizbul Wathan tidak diposisikan sebagai kegiatan kepanduan yang berdiri sendiri, melainkan sebagai bagian dari pembinaan kader Persyarikatan secara menyeluruh.
Sebanyak 57 peserta mengikuti kemah bakti, terdiri atas 38 putra dan 19 putri. Mereka berasal dari SMA Muhammadiyah Camba, SMP Muhammadiyah Camba, MTs Muhammadiyah Laiya, SMP Muhammadiyah Maros, SMA Muhammadiyah Maros, dan SD Muhammadiyah Maros. Komposisi peserta dari berbagai jenjang sekolah itu memperlihatkan upaya membangun kesinambungan kader sejak usia pelajar.
Ketua PCM Cenrana Karim, yang menjadi tuan rumah kegiatan, menilai penunjukan MTs Muhammadiyah Laiya sebagai lokasi agenda daerah memberi dampak positif bagi penguatan amal usaha Muhammadiyah di wilayah Cenrana. Menurutnya, kehadiran pimpinan, kader, dan tamu undangan di lingkungan sekolah serta masjid setempat dapat menjadi titik dorong untuk meningkatkan perhatian bersama terhadap pengembangan fasilitas pendidikan dan dakwah Muhammadiyah.
Ketua Kwarda Hizbul Wathan Maros M. Nasir juga menyoroti tingginya antusiasme peserta yang melampaui perkiraan panitia. Ia menyebut dukungan dari berbagai unsur Muhammadiyah menjadi modal penting untuk menghidupkan kembali gerakan kepanduan daerah secara lebih aktif, produktif, dan bermanfaat. Bagi panitia, banyaknya peserta dan keterlibatan pimpinan menunjukkan bahwa HW Maros masih memiliki daya gerak kuat untuk diperluas.
Dari tingkat wilayah, Ketua Kwarwil Hizbul Wathan Sulawesi Selatan Syahrir Rajab menilai perpaduan antara kemah bakti, pelantikan pengurus, dan pengajian terpadu sebagai model kaderisasi yang efektif. Skema itu dinilai mampu menyatukan pembinaan kepanduan, penguatan struktur organisasi, dan perhatian terhadap pengembangan amal usaha Muhammadiyah dalam satu rangkaian program yang saling menguatkan.
Ia juga menekankan pentingnya menjadikan Masjid MTs Muhammadiyah Laiya sebagai pusat pembinaan umat dan kader. Penegasan itu memberi pesan bahwa kegiatan kaderisasi tidak cukup berhenti pada seremonial pelantikan pengurus, tetapi perlu diikuti upaya menghidupkan ruang-ruang dakwah Muhammadiyah yang langsung bersentuhan dengan masyarakat dan pelajar.
Pengajian terpadu dalam rangkaian kegiatan diisi Ketua PDM Maros Amin Duddin. Ia mengangkat tema integritas kader melalui motto Hizbul Wathan dan menekankan bahwa kader Muhammadiyah harus menjaga kesesuaian antara ucapan dan tindakan. Rujukan kepada ayat-ayat Al-Qur'an dan hadis digunakan untuk menegaskan bahwa kaderisasi harus melahirkan pribadi yang disiplin, bekerja nyata, dan membawa manfaat bagi Persyarikatan maupun masyarakat.
Bagi Muhammadiyah Maros, forum dua hari ini bukan sekadar momentum pergantian kepengurusan. Agenda tersebut juga menjadi ruang mempertemukan pimpinan daerah, cabang, ortom, sekolah Muhammadiyah, dan kader muda dalam satu orientasi gerakan yang sama. Dengan model seperti itu, proses kaderisasi dapat berjalan lebih terarah karena dibarengi konsolidasi organisasi dan penguatan identitas gerakan.
Melalui pelantikan pengurus baru dan keterlibatan aktif peserta dari enam sekolah Muhammadiyah, Hizbul Wathan Maros menegaskan perannya sebagai salah satu instrumen strategis pembinaan kader di daerah. Jika kesinambungan program ini terjaga, kemah bakti semacam itu dapat menjadi fondasi bagi lahirnya kader yang berkarakter, berintegritas, serta siap memperkuat dakwah dan amal usaha Muhammadiyah di Kabupaten Maros.
Sumber: Khittah.co
Artikel ini dipublikasikan di muhammadiyahsulsel.or.id. Bagikan untuk menyebarkan kebaikan.





